1.906 Narapidana di Bali Dapat Remisi

Ceremonial Denpasar News Update Peristiwa
Gubernur Koster saat menyerahkan remisi kepada warga binaan.

DENPASAR, Kilasbali.com – Serangkaian peringatan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-76, Gubernur Bali, Wayan Koster secara simbolis menyerahkan remisi umum bagi narapidana di Aula Ardha Candra, Lapas Kelas II A Kerobokan, Badung, Selasa (17/8/2021).

Tampak, Gubernur Bali menyerahkan surat remisi kepada tiga orang napi yang telah memenuhi kriteria pemberian remisi.

“Tetap bersemangat membina diri dan bisa lekas kembali sebagai anggota masyarakat,” kata Koster saat berinteraksi dengan warga binaan sesuai protokol kesehatan.

Baca Juga:  Prosentase Kesembuhan Pasien Covid-19 di Kota Denpasar Capai 94,89 Persen

Sebelumnya, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali, Jamaruli Manihuruk menjelaskan bahwa secara keseluruhan ada sebanyak 1.906 napi di Bali yang memperoleh remisi umum dengan jumlah potongan hukuman bervariasi, termasuk juga ditambah oleh 36 napi yang langsung bebas setelah memperoleh remisi.

“Jadi totalnya ada 1.942 orang yang dapat
remisi dari 2.940 keseluruhan narapidana per hari ini yang ada di Bali,” katanya.

Sementara itu, Menteri Hukum dan HAM RI, Yasonna Laoli dalam sambutannya secara virtual menjelaskan, pemberian remisi adalah sebuah reward bagi para narapidana yang telah melaksanakan dengan baik proses pembinaan yang diberikan selama berada di lembaga permasyarakatan.

Baca Juga:  Gerindra Bali Pikat Banyak Pihak, Wiratha Akhirnya Berlabuh

“Remisi jangan hanya dinilai pengurangan hukuman, namun pemacu untuk menunjukkan perilaku yang lebih baik lagi. Saya ucapkan Selamat merajut kembali tali kemasyarakatan bagi yang langsung bebas (setelah remisi, red), semoga segera aktif sebagai anak bangsa dan anggota masyarakat,” pungkas Menteri Yasonna. (jus/kb)