11 Pelanggar Prokes Ditindak, 9 Didenda dan 2 Dibina Tim Yustisi Kota Denpasar

Denpasar News Update
11 Pelanggar Prokes Ditindak, 9 Didenda dan 2 Dibina Tim Yustisi Kota Denpasar

DENPASAR, Kilasbali.com – Tim Yustisi Gabungan Kota Denpasar yang teridiri dari TNI, Polri, Satpol PP, Dishub, bersama Tim Penegakan Peraturan Daerah Kota Denpasar kembali menggelar operasi di beberapa kawasan. Operasi penertiban yang berkelanjutan dalam penegakan disiplin protokol kesehatan (prokes) pada Kamis (24/9/2020) mendapati 11 orang pelanggar prokes.

“Dalam kegiatan operasi bersama tim yustisi Denpasar kami menjaring 11 orang pelanggar prokes tidak menggunakan masker dan menggunakan masker tidak benar di beberapa kawasan yakni Jalan Imam Bonjol, Jalan Gunung Catur, Jalan Batu Karu, Jalan Thamrin, Jalan Sulawesi dan Jalan Hasanudin Barat,” ujar Kasatpol PP Kota Denpasar Dewa Gede Anom Sayoga .

Lebih lanjut ia mengatakan dari 9 orang pelanggar dikenakan denda. Sementara, 2 orang tidak menggunakan masker dengan benar diberikan pembinaan.

Baca Juga:  Nihil Pelanggaran, Dangin Puri Kelod Data Duktang dan Sidak Prokes

“Dua orang memakai masker namun penggunaannya di dagu tidak menutupi hidung hingga dagu sehingga kami berikan pembinaan hingga hukuman moril seperti pus up maupun hukuman bersih-bersih,” ujar Dewa Sayoga.

Dewa Sayoga juga menjelaskan terkait penegakan peraturan ini tim yustisi Denpasar tidak tebang pilih.

“Baik masyarakat lokal maupun warga negara asing yang kedapatan tidak menggunakan masker tetap kita ambil langkah penegakan peraturan ini. Kami tidak pernah tebang pilih dalam menerapkan peraturan jikalau kedapatan melanggar akan kami tindak,” tegasnya.

Baca Juga:  Cok Ace Dukung Wakil Bali di Ajang Putri Remaja Indonesia

Sebelumnya dalam penegakan aturan disiplin prokes terdapat orang asing dibawah umur yang memakai masker namun penggunaannya tidak tepat dengan posisi masker berada di dagu. Sehingga kami tim yustisi tidak memberikan hukuman denda namun diberikan pembinaan.

“Tentu dari simpang siur informasi ini kami bersama tim yustisi dapat meluruskan bahwa setiap pelanggar disiplin prokes tetap kita lakukan penindakan, tidak ada tebang pilih dalam giat ini, namun kita tetap melaksankan hukuman moril bagi masyarakat yang memakai masker namun kurang tepat, dan hukuman denda bagi masyarakat yang tidak membawa maupun tidak memakai masker,”ujarnya.

Dijelaskan pula bahwa masyarakat lanjut usia tidak mungkin diberikan hukuman push up, namun tetap diberikan peringatan dengan harapan mereka tidak ada yang melanggar kembali.

Baca Juga:  Dandim 1611/Badung Serahkan Hasil TMMD ke-109 T.A. 2020 Kepada Walikota Denpasar

Dalam penerapan disiplin prokes ini, tim yustisi tidak semata-mata mencari kesalahan, namun terus melakukan edukasi kepada masyarakat untuk tetap disiplin dalam prokes, melindungi diri dan lindungi sesama.

“Semoga dari harapan kita bersama untuk terus sadar dan disiplin mampu menekan kasus penyebaran covid-19,” ujarnya.(sgt/kb)