Denpasar

Cegah Penyebaran Covid-19, Gubernur Larang “Tajen”

DENPASAR, Kilasbali.com – Gubernur Bali Wayan Koster mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor: 730/8125/Sekret tentang Pembatasan Kegiatan Sabung Ayam (Tajen).

Dalam SE ini, tertulis dasar pertimbangan pembatasan tersebut yakni perkembangan penyebaran penyakit Covid-19 di Indonesia yang terus mengalami peningkatan.

Dan juga arahan kebijakan pemerintah pusat untuk melakukan social distancing atau menjaga jarak.

Baca Juga:  Memberantas Korupsi Harus Mulai dari Diri Sendiri

Sehubungan dengan hal itu, seluruh masyarakat Bali diminta untuk menghentikan kegiatan-kegiatan yang meilbatkan banyak orang, termasuk sabung ayam atau tajen.

Aparat penegak hukum mohon agar melaksanakan pemantauan, pengawasan, dan penertiban untuk memastikan upaya pencegahan Covid-19 ini.

Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra yang juga Ketua Satgas Penanggulangan Covid-19 Provinsi Bali melalui live streaming YouTube, Jumat (20/3/2020) mengatakan, sabung ayam alias ‘tajen’ dilarang, karena melibatkan banyak orang sehingga rentan terhadap penyebaran virus ini.

Baca Juga:  Ketua DPRD Apresiasi Peningkatan Layanan RSUD Singasana Tabanan

“Untuk itu, saya mohon aparat penegak hukum dan kejaksaan untuk bersama – sama menindaklanjuti dengan melakukan pemantauan ataupun pengawasan dan penertiban terhadap arahan ini,” pungkasnya. (jus/kb)

Berita Terkait

Back to top button