Tabanan

Warga Tuakilang Yang Dinyatakan Positif Covid-19 Dirawat di RSUD Buleleng

TABANAN, Kilasbali.com – Satgas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Tabanan melaporkan perkembangan kondisi Tabanan, pada hari Jumat (27/3/2020). Dalam laporan tersebut disebutkan warga yang dari Tuakilang yang dinyatakan postif Covid-19, saat ini dirawat di RSUD Buleleng.

Kepala Satgas Penanggulangan Covid-19, yang juga Sekda Tabanan, I Gede Susila dalam laporannya mengungkapkan, dimana sebelumnya yang bersangkutan pernah merawat pasien dalam pengawasa (PDP), dari hasil lab dinyatakan positif corona. Dimana dijelaskan, tanggal 26 maret 2020 yang bersangkutan sudah di jemput ambulance RSUD buleleng untuk dirawat di buleleng.

Untuk mengantisipasi penyebaran virus ini, Satgas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Tabanan, pada hari Jumat (27/3/2020), lewat Dinas Kesehatan Tabanan melaksanakan contact tracking di Banjar Tuakilang Baleran dengan sebaran data di Tuakilang sebanyak 54 kontak, Celagi 1 Kontak, Subamia Bale Agung 3 Kontak, Sanggulan Desa 22 kontak, dengan jumlah keseluruhan 80 kontak.

Baca Juga:  Kabar Baik, Restrukturisasi Kredit di Bali Diperpanjang

Dimana tindakan yang dilakukan dengan melakukan pembinaan untuk dengan kesadaran dan disiplin melakukan protokol isolasi mandiri selama 14 hari, dengan di pantau Satgas Desa dan tenaga medis setempat. Selain itu juga melakukan penyemprotan desinfektan secara masif di lingkungan ODP tersebut, serta telah di bagikan masker gratis.

Kasatgas Penanggulangan Covid-19, I Gede Susila menghimbau agar masyarakat tetap tenang dan melakukan apa yang menjadi himbauan dari pemerintah untuk menjalankan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Berdasarkan data dari Satgas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Tabanan, sampai hari Jumat (27/3/2020), jumlah pasien positif Covid-19 sebanyaj 2 orang dirawat di BRSU Tabanan, dengan kondisi sudah stabil. Sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak satu orang, dirawat di BRSU Tabanan, dengan kondisi stabil.

Baca Juga:  Apresiasi Kinerja Anggota KORPRI

Sedangkan jumlah Orang Dalam Pengawasan (ODP) sebanyak 351 orang yang tersebar di seluruh Kecamatan, dengan melakukan isolasi secara mandiri di rumah masing-masing. (*/kb)

Berita Terkait

Back to top button