Denpasar

Pagelaran Pencak Silat di Kodim Badung, Mayor Mustika; Pemersatu dan Identitas Bangsa

    DENPASAR, Kilasbali.com – Bela diri pencak silat sebagai salah satu wujud melestarikan budaya bangsa. Bahkan dengan pencak silat menjadi salah satu alat pemersatu Nusantara dan menjadi identitas bangsa yang sudah dipertandingkan di skala Internasional.

    Bahkan dengan pencak silat menjadi salah satu alat pemersatu Nusantara dan menjadi identitas bangsa yang sudah dipertandingkan di skala Internasional.

    Hal tersebut ditegaskan Pasiter Kodim 1611/Badung Mayor Inf I Made Mustika seizin Dandim 1611/Badung dalam Kegiatan Komunikasi Sosial Kreatif Pagelaran Pencak Silat Tradisional di wilayah Kodim 1611/Badung TA. 2020, di Aula Makodim 1611/Badung, Jln. Sugianyar Denpasar, Jumat (19/6/2020).

    Menurutnya, Kodim 1611/Badung sebagai fungsi utama dari pembinaan teritorial dalam aplikasinya, yaitu melaksanakan koordinasi dengan Pemda, KONI dan perguruan pencak silat. “Dalam rangka pembinaan bela diri pencak silat tradisional yang ada di wilayah Kodim 1611/Badung, kegiatan ini sekaligus mengupayakan memajukan dan melestarikan budaya bangsa,” tegasnya.

    Baca Juga:  Ngrombo Demi Pembangunan Terintegrasi di Bali

    Disamping itu, lanjut dia, melalui kegiatan ini Aparat Komando kewilayahan dapat berperan serta mendorong semangat dalam melestarikan budaya bela diri silat tradisional.

    Di mana sasarannya, yakni terbentuknya jalinan kerjasama yang baik antara TNI AD khusunya prajurit Kodim 1611/Badung dengan kalangan perkumpulan bela diri silat tradisional yang ada di wilayah khususnya di Kota Denpasar dan Kabupaten Badung.

    Dalam pergelaran seni pencak silat yang juga dihadiri Ketua harian IPSI Kota Denpasar I Ketut Suartika, Pelatih Nyoman dan anggota Pencak Silat Bakti Negara, juga dilaksanakan pemberian sembako kepada para peserta, pelatih dan pembina pencak silat. (jus/kb)

    Back to top button

    Berita ini dilindungi