Denpasar

Pilwali 2020, KPU Kota Denpasar Kekurangan Anggaran

    DENPASAR, Kilasbali.com- Hibah untuk pilwali kota Denpasar 2020 sebesar Rp28,9 miliar. Setelah rasionalisasi didapat angka Rp3,8 miliar. Artinya ada proses realokasi terhadap kebutuhan yang sebelum masa pandemi. Demikian diungkapkan Ketua KPU Kota Denpasar I Wayan Arsa Jaya.

    “Jadi ada penyesuaian ketika kita mengadakan kegiatan sosialisasi. Tentu kita tidak bisa hadirkan masa banyak dalam situasi tersebut. Ada efisiensi dan pengurangan biaya seperti untuk konsumsi dan hal-hal yang berhubungan dengan itu”, ujarnya, Minggu (21/6/2020).

    Baca Juga:  Trans Studio Bali Hadirkan Show Spesial Lebaran hingga 21 April 2024

    Terkait kegiatan kampanye dan debat publik ini yang tadinya menghemat menghadirkan masa, tentu di masa pandemi tidak menghadirkan masa.

    “Ini ada penyesuaian-penyesuaian sampai dengan penyerahan dinas sudah kita lakukan proses restrukturisasi. Ini kami mendapat efisiensi sebesar Rp3,8 miliar rupiah dari Rp28,9 miliar rupiah itu,” ucapnya.

    Ditambahkannya penyesuaian pelaksanaan di masa pandemi lalu terkait dengan pengadaan kebutuhan APD dan penambahan TPS secara keseluruhan setelah dihitung, membutuhkan tambahan dana dari Rp 28,9 miliar sebanyak Rp3,5 miliar. “Dari Rp3,5 miliar ini, Rp 2,5 miliar adalah untuk APD  dan Rp1 miliar untuk membiayai tambahan TPS,” sebutnya.

    Baca Juga:  ASN Se-Bali Diminta Jaga Netralitas Pemilu

    Terkait kekurangan dana, KPU sudah berkoordinasi dengan Pemkot Denpasar sambil menunggu regulasi terkait kapan disahkan.

    “Jadi kami masih menyampaikan secara bersurat kepada Pemkot Denpasar terkait dengan kekurangan anggaran ini dan informasinya pemkot juga sudah menyiapkan ketersediaan anggaran ini di perubahan,” bebernya.

    “Saya kira kita tetap optimis di Denpasar Pilkada ini bisa kita laksanakan sesuai dengan harapan dan kami siap untuk itu,” pungkasnya. (sgt/kb)

    Back to top button

    Berita ini dilindungi