Tabanan

Gelar P4GN, Kodim Tabanan Tes Urine 58 Anggotanya

    TABANAN, Kilasbali.com – Narkoba sudah menjadi musuh bersama bagi semua elemen masyarakat. Karena merusak tatanan kehidupan mulai dari perorangan, keluarga, masyarakat serta bangsa dan negara. Untuk itu Kodim 1619/Tabanan secara rutin menggelar kegiatan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) guna mencegah para anggota terpapar barang haram ini.

    Kegiatan P4GN Triwulan II Tahun Anggaran 2020 tersebut dilaksanakan Senin (29/06/2020) di Makodim 1619/Tabanan dengan materi berupa penyuluhan dan juga ditindaklanjuti dengan melaksanakan tes urine secara acak terhadap 58 anggota, baik dari militer maupun PNS Kodim 1619/Tabanan.

    Baca Juga:  Bunda Paud Tabanan Resmikan Gedung TK Negeri Marga

    ”Walaupun di masa Pandemi Covid-19, program tersebut harus tetap dilaksanakan yang merupakan salah satu Program Kerja Kodim 1619/Tabanan di bidang Intelijen dalam rangka mencegah agar anggota Kodim 1619/Tabanan baik militer maupun PNS terhindar dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba,” tegas Dandim 1619/Tabanan Letkol Inf Toni Sri Hartanto saat memberikan arahan kepada seluruh anggota pada kegiatan tersebut.

    Menurutnya, narkoba masih menjadi ancaman yang sangat serius bagi kelangsungan hidup suatu bangsa karena narkoba sudah merambah ke segala lini kehidupan masyarakat tidak memandang profesi termasuk juga aparat keamanan sendiri sudah ada yang terlibat dalam narkoba.

    Baca Juga:  Muncul Pasangan Urip-Purnawan, Begini Tanggapan Sanjaya

    Untuk itu, Dandim mengharapkan kepada seluruh anggota agar jangan mencoba-coba narkoba, jangan mendekati apalagi menggunakan narkoba. “Jauhkan Narkoba dari kehidupan kita dan keluarga kita, sanksi tegas menanti hingga pemecatan untuk anggota yang coba-coba dengan narkoba,” tegas Dandim.

    Sementara Pelaksana Tugas Pasi Intel Kapten Inf I Ketut Suparta seijin Dandim menambahkan, kegiatan P4GN kali ini dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dengan pemeriksaan suhu tubuh,

    cuci tangan pakai sabun, wajib pakai masker dan jaga jarak (physical distancing) dengan mengatur mekanisme kegiatan dalam dua jenis kegiatan yaitu dengan menggelar penyuluhan yang dibagi menjadi tiga gelombang dan melaksanakan test urine secara acak terhadap anggota militer maupun PNS yang ditunjuk.

    Baca Juga:  Aspirasi Banteng Tabanan Soal Bacagub, Antara Koster-Giri dan Koster-Ace

    Sedangkan penyuluhan diisi oleh Kasdim 1619/Tabanan, Mayor Inf Dewa Putu Oka, Pelaksana Tugas Pasi Intel Kapten Inf I Ketut Suparta dan Danramil 1619-03/Pupuan Kapten Inf I Made Sudiarcana. Dari 58 personel yang melaksanakan tes urine secara acak tersebut, tidak ditemukan yang terindikasi menggunakan narkoba.

    Back to top button

    Berita ini dilindungi