Denpasar

9.000-an Sektor Informal Ajukan Bantuan Stimulus di Kota Denpasar

    DENPASAR, Kilasbali.com – Sekitar 9.000 pelaku sektor informal di Kota Denpasar yang terdampak covid-19, ajukan diri untuk mendapatkan bantuan stimulus. Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Denpasar, I Made Erwin Suryadarma Sena, Jumat (3/7/2020).

    Menurut Erwin Suryadarma, dari 9.000-an sektor informal seperti para pedagang yang mengajukan stimulus, hanya 6.000 yang memenuhi syarat.

    Baca Juga:  Bale Saka Enam di Kerambitan Kebakaran saat Pemiliknya Terlelap Tidur

    “Makanya kemarin yang ajukan banyak yang gugur karena ternyata sudah dapat di desa. Karena persyaratannya tidak boleh ada yang 2 kali menerima bantuan,” terangnya.

    Untuk diketahui Gubernur Bali Wayan menggelontorkan stimulus ekonomi di sektor informal Usaha Kecil dan Menengah (UKM), Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan Industri Kecil Menengah (IKM), Jumat (3/7/2020).

    Baca Juga:  Pemkot Denpasar Anggarkan Rp3,250 M Dukung Duta PKB XLVI

    Per orang menerima stimulus ekonomi ini sebesar Rp1,8 juta yang dialokasikan oleh Gubernur Bali diambil dari APBD Provinsi Bali ini, sebesar Rp 78.130.000.000 yang diterima oleh 43.400 orang yang diprioritaskan pada kelompok masyarakat di sektor informal UKM, UMKM dan IKM yang betul-betul terpapar pandemi Covid-19. (sgt/kb)

    Back to top button

    Berita ini dilindungi