Denpasar

Tetap Disiplin, Transmisi Lokal 1.477 Orang

    DENPASAR, Kilasbali.com – Sekretaris Daerah Provinsi Bali selaku Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, Dewa Made Indra mengungkapkan, jumlah angka positif di Bali sebagian besar masih didominasi oleh transmisi lokal. Secara kumulatif, transmisi lokal pada Minggu 5 Juli 2020 sejumlah 1.477 orang.

    Menurutnya, hal ini berarti masih ada masyarakat yang tidak mengindahkan atau melakukan upaya-upaya pencegahan Covid-19.

    “Untuk itu, sekali lagi, dalam menekan kasus transmisi lokal maka masyarakat harus sadar dan disiplin dalam melakukan upaya pencegahan virus ini,” katanya di Denpasar, Minggu (5/7/2020).

    Mengingat transmisi lokal Covid-19 memperlihatkan kecenderungan meningkat dalam beberapa hari terakhir, Dewa Indra meminta kepada seluruh warga masyarakat, para tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh politik, dan semua elemen masyarakat untuk bersatu padu menguatkan disiplin semua pihak dalam penerapan protokol pencegahan Covid-19.

    Baca Juga:  ASN Se-Bali Diminta Jaga Netralitas Pemilu

    “Selalu menggunakan masker, rajin mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, menjaga jarak, menghindari keramaian, melaksanakan etika batuk/bersin, melakukan penyemprotan disinfektan pada tempat yang tepat, menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh kita.

    Semakin kita disiplin dalam pelaksanaan pencegahan ini maka transmisi lokal penyebaran Covid-19 pasti bisa kita hentikan,” jelasnya.

    Sementara terkait perkembangan kasus Covid-19 di Bali, Minggu ini jumlah kumulatif pasien positif 1.849 orang. Kata dia, positif itu bertambah 52 orang WNI, terdiri dari 2 orang PMI dan 50 orang transmisi lokal.

    Baca Juga:  PLN Sukses Hadirkan Listrik Aman Selama Masa Libur Idulfitri 2024 di Bali

    “Untuk kabar baiknya, jumlah pasien yang telah sembuh sejumlah 967 orang atau bertambah 30 orang WNI, terdiri dari 30 orang transmisi lokal,” ujarnya.

    Sedangkan untuk kabar duka, lanjut dia, jumlah pasien yang meninggal sejumlah 20 orang, terdiri dari 18 orang WNI dan 2 orang WNA.

    “Jumlah pasien positif dalam perawatan (kasus aktif) 862 orang yang berada di 14 rumah sakit, dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima, Hotel Ibis, Hotel Gran Mega dan BPK Pering,” tandasnya. (jus/kb)

    Back to top button

    Berita ini dilindungi