Denpasar

Pangdam IX/Udayana Ingatkan Jajaran Lakukan Edukasi Humanis

    DENPASAR, Kilasbali.com – Menyikapi kondisi perkembangan Pandemi Covid-19 di wilayah teritorial Kodam IX/Udayana, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Kurnia Dewantara kembali memimpin Rapat Evaluasi Penanggulangan Covid-19 yang digelar di Ruang Airlangga Makodam IX/Udayana, pada Senin (6/7/2020).

    Rapat yang dilaksanakan melalui Video Conference (Vidcon) tersebut diikuti oleh para Danrem dan Dandim Jajaran Kodam IX/Udayana, serta diawali dengan paparan perkembangan kasus Covid-19 oleh masing-masing Danrem di wilayah kerjanya, sekaligus penanganan yang dilakukan oleh jajaran sesuai dengan kewenangannya.

    Baca Juga:  Bale Saka Enam di Kerambitan Kebakaran saat Pemiliknya Terlelap Tidur

    Setelah mendapat laporan dari para Danrem yang berada di wilayahnya, Pangdam menekankan bahwa selaku Pangdam yang baru menilai apa yang telah dilaksanakan sebelumnya sudah berjalan dengan baik dan positif.

    Dalam mengimplementasikan protokol kesehatan dan era baru, Pangdam juga mengingatkan agar para petugas di lapangan benar-benar memberikan edukasi secara humanis dan persuasif kepada masyarakat, tentang disiplin protokol kesehatan dalam menghadapi tatanan hidup baru.

    Baca Juga:  Penyineban Karya IBTK Tahun 2024, Pj Gubernur Bali Nuek Bagia Pula Kerti

    “Dalam pelaksanaannya, Satgas TNI yang tergabung dalam Gugus Tugas Covid-19 di daerah masing-masing pada hakekatnya dianggap belum berhasil jika masyarakat tidak mengikuti aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah,” tegas Pangdam.

    Oleh sebab itu, Pangdam berharap agar masyarakat disiplin mematuhi Protokol Kesehatan guna menghadapi tatanan kehidupan yang baru tanpa harus selalu dijaga dan diawasi bahkan dipaksa.

    “Untuk menumbuhkan semangat kepada Satgas dan masyarakat, Kodam IX/Udayana membuat yel-yel atau slogan yakni ‘Bali Nusra Bangkit Tanpa Covid’, sedangkan untuk di masing-masing korem dipersilahkan untuk membuat slogannya dengan kreativitasnya masing-masing,” pungkas Pangdam. (jus/kb)

    Back to top button

    Berita ini dilindungi