DenpasarEkonomi Bisnis

Pandemi Covid-19, Harga Jagung Ikut Anjlok

    DENPASAR, Kilasbali.com – Hamparan kebun jagung di kawasan pantai Padang Galak Denpasar, kini mulai memasuki musim panen.

    Namun para petani jagung di kawasan ini tidak bisa merasakan keuntungan seperti musim panen sebelumnya, karena harga jagung anjlok akibat dari pandemi Covid-19.

    Seorang petani jagung Made Warta, Selasa (21/7/2020) mengungkapkan harga jagung saat panen kali ini tidak sesuai dengan harapan.

    Jika dulu jagung manis dan jagung ketan per biji bisa dijual hingga mencapai Rp 2.000 per biji untuk ukuran yang besar.

    Baca Juga:  Bupati Tabanan Sampaikan Rekomendasi DPRD Tabanan Atas LKPJ TA 2023

    Namun kini jagung dengan ukuran yang sama hanya dijual pada kisaran harga Rp 1.000 sampai Rp 1.200 per bijinya.

    “Itu pun saat ini banyak langganan kami yang berkurang akibat pandemi corona ini,” ungkapnya.

    Made Warta menambahkan jika dulu banyak pedagang jagung bakar yang menjadi langganan tetapnya.

    Namun di masa pandemi ini, beberapa langganannya ada yang masih bertahan di kampung halamannya, sehingga pelanggannya berkurang. (sgt/kb)

    Back to top button

    Berita ini dilindungi