DenpasarNews Update

Kabar Duka, Satu Pasien Dinyatakan Meninggal

– Kasus Sembuh dan Positif Sama-Sama Bertambah 26 Orang

DENPASAR, Kilasbali.com – Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Denpasar kembali mencatat adanya penambahan kasus sembuh dan kasus positif Covid-19.

Pada Senin (19/10/2020) tercatat penambahan kasus positif dan kasus sembuh Covid-19 dengan jumlah yang sama, yakni 26 orang. Sementara itu, 1 orang pasien dinyatakan meninggal dunia.

“Update perkembangan Covid-19 di Kota Denpasar, 1 orang pasien dinyatakan meninggal dunia, kasus sembuh bertambah 26 orang dan kasus positif juga bertamba 26 orang yang tersebar di 15 wilayah desa/kelurahan. Kami tetap mengajak seluruh masyarakat selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan mengingat kasus covid 19 masih terjadi penularan kembali,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai.

Menurut Dewa Rai, 15 desa/kelurahan yang mencatatkan penambahan kasus positif yakni Desa Padangsambian Kelod yang mencatatkan penambahan kasus tertinggi dengan 5 kasus positif baru.

Disusul Desa Pemogan, Kelurahan Pemecutan, Kelurahan Sesetan, Desa Padangsambian Kaja, Desa Ubung Kaja, Kelurahan Panjer dan Desa Dangin Puri Kangin yang mencatatkan penambahan kasus positif sebanyak 2 orang.

Baca Juga:  Kasus Bunuh Diri di Gianyar Terus Bertambah

Sementara itu 7 desa/kelurahan mencatatkan penambahan masing-masing sebanyak 1 orang. Sedangkan, sebanyak 28 desa/kelurahan tidak mencatatkan penambahan kasus positif baru.

Untuk kasus meninggal dunia, Dewa Rai merinci bahwa yang bersangkutan diketahui seorang perempuan usia 52 tahun berdomisili di Desa Sumerta Kauh. Pasien dinyatakan positif Covid-19 pada 9 Oktober 2020 dan dinyatakan meninggal dunia pada 15 Oktober 2020 dengan penyakit penyerta atau komorbid Diabetes Militus.

Secara kumulatif perkembangan kasus Covid-19 di Kota Denpasar menunjukan kasus positif tercatat sebanyak 3.029 kasus, jumlah pasien sembuh di Kota Denpasar mencapai 2.774 orang (91,58 persen), meninggal dunia sebanyak 69 orang (2,28 persen), dan yang masih dalam perawatan sebanyak 186 orang (6,14 persen).(sgt/kb)

Berita Terkait

Back to top button