DenpasarHukumNews Update

Boby dan Eka SID Bersaksi untuk Jerinx

DENPASAR, Kilasbali.com – Agenda
sidang kasus ujaran kebencian dengan terdakwa I Gede Ari Astina alias Jerinx, hari ini Selasa (20/10/2020) menghadirkan saksi yang diajukan tim penasehat hukum Jerinx di PN Denpasar.

Terdapat 4 orang saksi yang diajukan oleh tim penasehat hukum Jerinx yakni 2 orang personil band SID yakni Boby dan Eka, serta Gusti Ayu Arianti dan suaminya Yudi Prasetya Jaya. Mereka adalah pasangan suami istri dari Mataram NTB, yang kehilangan bayinya akibat prosedur rapid tes.

Personil SID Boby menyatakan dalam postingannya Jerinx tidak bermaksud menyerang IDI, tapi lebih kepada mengejar jawaban dari IDI terkait prosedur rapid tes yang dijadikan syarat administrasi.

Baca Juga:  Minimalisir Permasalahan Administrasi dan Tindak Pidana Korupsi

Terkait karakter, Boby menilai Jerinx sosok yang sangat tegas, suka membaca, dan memiliki jiwa sosial yang tinggi. Aksi sosialnya seperti membersihkan pantai, serta menggalang donasi untuk korban bencana alam seperti tsunami dan gempa.

“25 tahun saya kenal Jerinx dia tidak pernah rasis. Dalam setiap konser amal , kami tidak pernah meminta bayaran, dan Jerinx selalu menyampaikan pesan-pesan kemanusian,” kata Boby.

Sementara personil SID Eka menuturkan, 25 tahun berteman dengan Jerinx, menurutnya Jerinx orang yang baik, tidak membeda-badakan dalam berinteraksi, berjiwa sosial tinggi, tidak rasis, dan bisa bergaul dengan siapa saja.

Baca Juga:  Bangli Optimis Hasil SSGI Memuaskan

Sedangkan penasehat hukum terdakwa, Wayan Gendo Suardana menjelaskan saksi Gusti Ayu Arianti merasa terwakili oleh postingan Jerinx terkait prosedur rapid tes yang lebih diutamakan ketimbang mengambil tindakan darurat terhadap ibu hamil yang akan melahirkan, yang disuarakan oleh Jerinx.

Sidang selanjutnya akan berlangsung hari Kamis (22/10/2020) dengan agenda pemeriksaan saksi.(sgt/kb)

Berita Terkait

Back to top button