GianyarNews Update

Di Gianyar, Ratusan Pelanggar Prokes Terjaring Operasi Yustisi

GIANYAR, Kilasbali.com – Selama Operasi Yustisi terkait penggunaan masker, petugas gabungan di Gianyar mencatat terjadi ratusan pelanggar yang ditegur atau pembinaan, serta 21 orang pelanggar dikenakan denda Rp. 100 ribu.

Kasatpol PP Kabupaten Gianyar, I Made Watha mengatakan, petugas gabungan masih melakukan sidak guna mendisiplinkan warga dari penggunaan masker. Dikatakannya, sidak-sidak penggunaan masker mulai diberlakukan awal September 2020 hingga Oktober ini masih berlangsung.

Dalam tenggang waktu itu, lanjut dia, tim gabungan terdiri dari TNI Polri, Satpol PP Gianyar, Dinas Perhubungan dan dibantu Muspika, tercatat 459 orang melanggar penggunaan masker tidak sesuai peruntukannya yakni menaruh masker didagu, menaruh masker di saku, menaruh masker di jok motor, mengemudikan mobil tidak menggunakan masker.

Baca Juga:  Cegah Bullying, Polisi Sambangi Sekolah

“Petugas gabungan sudah menjaring 21 orang pelanggar karena keluar rumah tidak menggunakan dan tidak membawa masker sehingga dikenakan denda,” ujarnya, Rabu (21/10/2020).

Diakuinya, selama beberapa bulan sidak, tim gabungan melakukan razia di tempat-tempat umum seperti pasar-pasar rakyat di sejumlah kecamatan di Kabupaten Gianyar.  Ditemukan banyak pengendara motor maupun mobil yang tidak menggunakan masker dengan baik dan benar. Bahkan puluhan warga ditemukan petugas tidak membawa masker.

”Selama operasi sejak awal September hingga pertengahan Oktober 21 dikenakan denda karena tidak membawa masker dan 459 orang melanggar  karena membawa masker tidak sesuai peruntukan. Misalnya menaruh masker disaku, memasang masker didagu, menaruh masker dijok motor,” kata Kasatpol PP Gianyar.

Baca Juga:  MR DIY Toko Perlengkapan Rumah Tangga Harga Hemat Hadir di Gianyar

Dikatakan terakhir tim gabungan melakukan operasi masker di eks terminal Batubulan, Sukawati, Gianyar berhasil menjaring 3 orang didenda, dan 5 orang pelanggar ditegur dan diberi pembinaan. (ina/kb)

Berita Terkait

Back to top button