GianyarNews UpdatePeristiwa

Terungkap Perekam Pasangan SMK Bergoyang

GIANYAR, Kilasbali.com – Berhasil merekam sebuah peristiwa dan akhirnya viral di media sosial memang membanggakan. Namun,  perekam yang satu ini, justru harus berurusan dengan aparat kepolisian.

Karena objek rekamannya adalah sepasang siswa SMK  yang diduga sedang berhubungan badan, lanjut disebarkan. Ancaman hukuman 6 tahun penjara atau denda Rp 1 M pun kini menantinya.

Dari pengungkapan yang dilakukan Tim Opsnal Reskrim Polres Gianyar, pelaku yang merekam dan menyebarkan video  sepasang siswa SMK ini adalah WA.

Pemuda 21  tahun asal Tegallang ini,  menjadi satu-satunya tersangka, setalah 11 orang saksi diperiksa secara marathon  di Polres Gianyar.

“Saudara WA sudah kami tangkap  Minggu malam dan statusnya kini sudah tersangka. Kami jerat dengan Pasal 27 ayat 1, UU No. 19 tahun 2016, Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Ancaman hukumannya  6 tahun ancaman dan denda  satu Milyar,” ungkap Kasat Reskrim Polres Gianyar, AKP Laorens Rajamangapul Heselo, Senin (8/11/2021).

Dari keterangan para saksi dan tersangka, sebutnya, peristiwa itu terjadi tanggal 3 November lalu sekitar pukul 13.00 Wita. Namun puncak viralnya tanggal 4 dan 5 November. Lokasinya di sebuah tempat bekas kargo di Tegallalang.

Baca Juga:  Cara Paling Efektif Hindari AIDS, Narkoba, dan Kenakalan Remaja

Saat itu, tersangka yang kediamannya tak jauh dari lokasi, melihat sepasang siswa sedang berduaan dan diduga sedang  berhubungan badan.

Dari kejauhan, tersangka mengambil HP untuk merekamnya dan rekaman itu langsung dibagikan ke grup medsos.

Bahkan beberapa anggota grup medsos itu yang penasaran langsung datang ke lokasi.

“Tersangka sedang menjalani pemeriksaan oleh penyidik. Sementara  pelajar yang ada dalam rekaman itu, masih menjalani pemeriksaan psikologi di RSU Sanjiwani,. Lebih lanjut akan ditangani dan diteliti oleh
Tim Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (TP2TP2A)  dan Bapas,” terang AKP Laorens.

Baca Juga:  Rakerprov FORKI Bali, Cok Ace Dorong Sinergitas Pengembangan Olahraga Karate di Bali

Belajar dari kasus ini,  pihaknya  berharap  masyarakat agar lebih berhati-hati dalam bermedia sosial. Demikian juga  dalman memanfaatkan teknologi.

Kalaupun  melakukan perekaman sejenis dengan maksud baik, seyogyanya dilaporkan ke pihak tertentu dan tidak serta merta diposting ke medsos. “Para orang tua dan pihak sekokah juga seharus  lebih inten mengawasi dan mengedukasi anak-anak,” pungkasnya.

Baca Juga:  Putri Koster Setiap Hari Kunjungi PKB

Sebelumnya, rekaman aksi tidak senonoh yang diduga dilakukan oleh sepasang siswa SMK di Gianyar viral. Dalam rekaman syur berdurasi 13 detik yang beredear luas tersebut, siswa perempuan mengenakan seragam olah raga sekolah. Hingga beredar luas di medsos, lokasinya yang.diperkirakan di Tegalalang. (ina/kb)

Berita Terkait

Back to top button