Buleleng

Diduga Korupsi, Eks Ketua BUMDes Patas Jadi Tersangka

SINGARAJA, Kilasbali.com.– Mantan Ketua BUMDes Desa Patas, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Hernawati resmi ditetapkan tersangka dugaan korupsi penyimpangan pengelolaan keuangan BUMDes oleh Kejari Buleleng.

I Putu Gede Astawa selaku Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Buleleng mengungkapkan, tersangka Hernawati yang menjabat ketua BUMDes Desa Patas pada tahun 2010 hingga tahun 2017 itu, kerap menarik uang tanpa didampingi bendahara hingga menimbulkan kerugian sebesar Rp 511.664.752.

“Nah, dalam proses penyidikan telah ditemukan perbuatan melawan hukum yang dilakukan tersangka Hernawati. Status tersangka ditetapkan 17 Juni 2021 lalu,” terang Kajari Astawa, Kamis (20/1).

Baca Juga:  Dua Anggota Naik Pangkat

Modusnya sebut Kajari Astawa, tersangka Hernawati melakukan tindakan korupsi yaitu membuat kredit fiktif hingga laporan kas tidak seimbang.

“Kredit fiktif dibuatkan ke masing-masing banjar dinas, adanya cash bon dari pengurus sejak tahun 2013 sampai 2015 dan melakukan penarikan uang dari rekening selalu sendiri tanpa didampingi bendahara, dan hanya sekali yang dilakukan bersama bendahara,” jelasnya.

Atas perbuatannya tersebut,  tersangka Hernawati dikenakan beberapa pasal yakni, Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 18 dan atau Pasal 3 jo. Pasal 19 dan atau pasal 8 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. (ard/kb)

Berita Terkait

Back to top button