Denpasar

Pemkot Denpasar Kembalikan Pengamen Berbaju Adat ke Daerah Asal

DENPASAR, Kilasbali.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar mengembalikan 3 orang gepeng dan pengamen ke daerah asalnya di Kabupaten Karangasem, Kamis (20/1/2022).

Pengembalian ini merupakan tindak lanjut atas penertiban dan pembinaan yang dilaksanakan oleh Tim Terjal yang tediri atas Satpol PP Kota Denpasar, Dishub Kota Denpasar, Dinas Sosial Kota Denpasar dan perangkat daerah lainnya.

Mereka yang ditertibkan merupakan gepeng dan pengamen yang kedapatan melaksanakan aktifitas di perempatan lampu lalu lintas Kota Denpasar, di mana pengamen dan gepeng biasanya berpakaian Adat Bali

Baca Juga:  Hadiri Ulang Tahun KCBI, Putri Koster: Kain Tenun Warisan Leluhur

“Keberadaan mereka mengganggu ketertiban umum dan kenyamanan lalu lintas sehingga perlu ditertibkan,” ujar Plt. Kepala Dinas Sosial Kota Denpasar, I Nyoman Artayasa.

Menurutnya, mekanisme pengembalian gepeng dan pengamen hasil penertiban dilaksanakan setelah dibina.

Lanjutnya, jika masih dari kabupaten di Provinsi Bali, yang bersangkutan langsung dikembalikan oleh Dinas Sosial Kota Denpasar ke Dinas Sosial daerah asal Gepeng.

Baca Juga:  Putri Koster Minta IKM Bali Miliki Identitas Personal Produk untuk Melindungi Motif Karyanya

Namun, jika berasal dari daerah luar Bali dikembalikan dan difasilitasi oleh Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Bali.

“Saat ini kami telah mengembalikan gepeng ke daerah asal sebanyak 3 orang Ke Dinas Sosal Kabupaten Karangasem,” ujarnya.

Artayasa menjelaskan, keberadaan gepeng dan pengamen merupakan bentuk pelanggaran Perda Nomor 1 Tahun 2015 tentang ketertiban umum.

Baca Juga:  Turnamen Ceki Kembali Marak

Kata dia, pengembalian ini merupakan bentuk efek jera, sehingga yang bersangkutan tidak mengulangi perbuatanya.

“Kami mengimbau kepada masyarakat Kota Denpasar mari bersama jaga ketertiban umum untuk mendukung keamanan dan kenyamanan bersama,” ujarnya.

Selama tahun 2021 Dinas Sosial Kota Denpasar telah telah memulangkan gepeng sebanyak 219 ke daerah asalnya dengan rincian dari luar Bali 58 orang dan luar Denpasar 161 orang.(sgt/kb)

Berita Terkait

Back to top button