BulelengNews Update

Video Baku Hantam Viral, Dua Pelaku Sepakat Damai

SINGARAJA, Kilasbali.com – Tayangan video perkelahian dua remaja di Kabupaten Buleleng, kembali membuat heboh dan viral media sosial (medsos). Dalam video yang berdurasi sekitar 51 detik itu, tampak memperlihatkan adegan dua anak lelaki remaja baku hantam di jalan raya. Dari hasil penelusuran, diketahui bahwa peristiwa itu terjadi di jalan raya wilayah Banjar Dinas Batu Lumbang, Desa Penuktukan, Kecamatan Tejakula, Buleleng.

Perkelahian dua orang remaja itu cukup membuat heboh dan viral medsos. Tampak dalam video perkelahian di jalan raya itu, salah seorang pelaku menggunakan baju hitam dan celana pendek abu-abu. Sementara lawannya tanpa mengenakan baju dan hanya memakai celana pendek hitam.

Keduanya saling baku hantam hingga salah satu jatuh ke pinggir jalan. Mirisnya, perkelahian dua remaja itu direkam oleh seseorang dan disaksikan oleh sejumlah remaja laki-laki lain yang bersorak mengompori kedua remaja itu untuk terus berkelahi.

Baca Juga:  Polres Gianyar Jus Hasish Senilai Rp3,5 M

Seizin Kapolres Buleleng, Kasi Humas AKP Gede Sumarjaya mengatakan, kasus perkelahian dua orang remaja itu kini sudah ditangani pihak Polsek Tejakula. Perkelahian itu terjadi pada Rabu (19/1) lalu sekitar pukul 14.30 wita.

Foto/ist : Kedua pelaku terlibat perkelahian sepakat damai.

Kedua remaja sebut Kasi Sumarjaya, masih berstatus pelajar SMP, yakni berusia sekitar 14 tahun berinsial KBA dan 16 tahun berinisial PGD.

“Aksi itu karena salah paham dan saling tantang. Kemudian mereka sepakat tentukan lokasi berkelahi. Saat perkelahian itu, direkam teman pelaku sehingga viral di medsos,” terang Kasi Sumarjaya, Selasa (25/1) siang.

Baca Juga:  MIMIH! Di Ceking Ada Money Changer Diduga Curangi Wisman

Saat ini, persoalan tersebut sudah diselesaikan secara kekeluargaan oleh pihal desa setempat. Bahkan, polisi juga telah melakukan mediasi terhadap dua remaja pelaku perkelahian itu dan meminta kedua remaja itu untuk tidak mengulangi perbuatannya lagi, disaksikan oleh masing-masing orangtua dan perangkat desa.

“Sudah ditindaklanjuti oleh Polsek Tejakula dengan memanggil para pelaku perkelahian yang terekam dalam video untuk minta klarifikasi, didampingi pihak sekolah serta perangkat Desa. Setelah mediasi, kedua pelaku sepakat berdamai dan berjanji tidak mengulangi perbuatan tersebut,” pungkasnya. (ard/kb)

Berita Terkait

Back to top button