DenpasarNews Update

PTM Dihentikan Sementara, 15 Siswa SMAN 1 Denpasar Terpapar Covid-19

DENPASAR, POS BALI – Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di SMAN Negeri 1 Denpasar terpaksa dihentikan sementara, Rabu (26/1). Hal itu dipicu larena 15 siswa kelas X terdeteksi terpapar Covid-19.

Tak hanya itu, di SMAN 7 Denpasar juga dikabarkan salah satu kelas ‘lockdown’, karena tiga orang siswa di sekolah ini terpapar Covid-19.

Menyikapi adanya informasi terkait telah terjadinya siswa terpapar Covid-19 di sekolah, Tim Reaksi Cepat (TRC) Satpol PP Provinsi Bali di bawah koordinator Sukarmaja turun ke sekolah tersebut.

Baca Juga:  PLN Raih Industry Marketing Champion Bali 2022

Hasilnya, untuk di Smansa diketahui 15 siswa positif Covid-19, dan saat ini masih menunggu hasil tes 11 siswa lainnya.

Sementara di SMAN 7 Denpasar, hanya satu kelas yang ditutup. Tak hanya itu, TRC juga memantau dua sekolah lainnya. Yakni SMK PGRI 3 Denpasar, dan SMAN 2 Denpasar.

Foto/jus: TRC Satpol PP Provinsi Bali saat memantau prokes di SMK PGRI 3 Denpasar.

 

Kasatpol PP Provinsi Bali, Dewa Nyoman Rai Dharmadi mengungkapkan bahwa pihak sekolah kecolongan. Mengingat, protokol kesehatan di sekolah tersebut telah berjalan dengan sangat disilpin dan ketat.

Baca Juga:  Ditarik ke Polda, Kompol Astawa Tuntaskan Hibah Lahan Mapolsek Gianyar

“Ini diduga dipicu karena kelalaian dari anak itu. Artinya terpapar di luar kemudian dibawa ke sekolah. Sekolah sendiri kecolongan, sehingga tersebar di sekolah itu,” jelasnya.

Dikatakan, di tengah situasi melandai haru tetap waspada. Tidak mengabaikan prosedur protokol kesehatan.

“Dari pantauan TRC kami yang turun langsung ke lapangan, semua sekolah sudah menjalankan prokes dengan sangat baik. Khususnya SMKN PGRI 3 Denpasar yang menurut laporan, yang paling baik menerapkan prokes,” tandasnya. (jus/kb)

Berita Terkait

Back to top button