Tumpek Uye, Pemkab Buleleng Lepasliarkan Ribuan Satwa

Buleleng Ceremonial Seni Budaya Sosial
Foto/ist: Pelepasan satwa serangkaian tumpek uye

Bertepatan dengan Hari Suci Tumpek Uye (penghormatan kepada satwa), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng melepasliarkan ribuan satwa ke alam bebas.

SINGARAJA, Kilasbali.com – Pelepasliaran secara serentak di seluruh Buleleng dan dipusatkan di Danau Tamblingan, Desa Munduk, Kecamatan Banjar. Pelepasliaran satwa ini dilakukan setelah persembahyangan bersama yang dilakukan di area danau yang disebut dengan Upacara Danu Kerthi, Sabtu (29/1). Tercatat ada 111.344 satwa yang dilepas di Danau Tamblingan yang terdiri dari burung sebanyak 1.344 ekor dan benih ikan sebanyak 110.000 ekor.

Ditemui usai pelepasliaran, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana menjelaskan sesuai dengan Instruksi Gubernur Bali Nomor 1 Tahun 2022 tentang Perayaan Hari Suci Tumpek Uye dengan Upacara Danu Kerthi Sebagai Pelaksanaan Tata Titi Kehidupan Masyarakat Bali Berdasarkan Nilai-Nilai Kearifan Lokal Sad Kerthi Dalam Bali Era Baru, Pemkab Buleleng turut melaksanakan persembahyangan di Danau Tamblingan.

Baca Juga:  Bantu Ungkap Pencurian Bebek, Kapolres Beri Rewards Bhabhinkamtibmas dan Masyarakat Tajen

Selain melakukan persembahyangan bersama, juga dilanjutkan dengan pelepasan ratusan ribu hewan diantaranya benih ikan, burung dan tukik ke alam bebas.

“Jadi kita melaksanakan upaya pelestarian alam melalui upacara agama yang disebut Danu Kerthi yang merupakan bagian dari Sad Kerthi. Pelepasan hewan ke alam bebas ini tujuannya untuk menjaga ekosistem demi keseimbangan alam Bali,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Buleleng I Gede Putra Aryana mengatakan selain dari jajaran Pemkab Buleleng, banyak juga desa-desa yang ingin ikut berpartisipasi untuk menyumbangkan benih ikan.

Baca Juga:  Revolusi Mental Penanaman 10 Juta Pohon

Selain pada pelaksanaan Upacara Danu Kerthi ini, Pemkab Buleleng juga terus melakukan restocking benih ikan di Danau Tamblingan dan Danau Buyan  hampir setiap bulannya.

“Selain restocking dari kami Pemkab Buleleng yang dilakukan langsung oleh Bapak Bupati, ada juga komunitas-komunitas yang memohon ke DKPP untuk melakukan restocking. Kita disini ditugaskan untuk menebar benih ikan 20.000 ekor per bulannya. Tapi ketika nanti ada permohonan dari masyarakat atau komunitas, kita serahkan kepada mereka yang ingin berpartisipasi,” kata mantan Camat Busungbiu ini.

Data dihimpun, peringatan Tumpek Uye kali ini, Pemkab Buleleng melepasliarkan ribuan satwa. Rinciannya, dari wilayah desa/kelurahan melepas burung sebanyak 1.977 ekor, benih ikan 56.635 ekor dan tukik sebanyak 50 ekor.

Baca Juga:  Grand Final Lomba Barista Kopi Bali, Mixologi Arak Bali dan Kuliner Pendamping Beras, Rangkaian HUT ke-49 PDIP Bali

Dari satuan pendidikan yang ada di Buleleng melepaskan 3.410 ekor burung dan benih ikan sebanyak 3.632 ekor. Kemudian dari seluruh SKPD lingkup Pemkab Buleleng ada 1.440 ekor burung, benih ikan sebanyak 110.000 ekor dan tukik sebanyak 6.447 ekor.

Dari jumlah tersebut sebanyak 1.200 ekor burung dilepas di Danau Tamblingan dan 240 ekor dilepas dari masing-masing kantor SKPD. Selain itu juga, pihak swasta menyumbangkan total 144 burung yang juga dilepaskan di Danau Tamblingan.

Sehingga total keseluruhan satwa yang dilepasliarkan ke alam bebas yakni burung sebanyak 6.991 ekor, benih ikan 170.267 ekor dan tukik sebanyak 6.497 ekor. (ard/kb)