Terperosok ke Jurang, Syukur Sopir Truk Molen Selamat

Gianyar News Update Peristiwa
Foto/ist: Truk molen terperosok ke dasar jurang sekitar

GIANYAR, Kilasbali.com – Kurang memperhatikan kestabilan tanah, sebuah truk molen di Perumahan Griya Swakarsa Mandiri (GSM) Kaja, Banjar Tojan Tegal, Pering, Blahbatuh, Gianyar, terperosok ke dasar jurang, Minggu (6/3).

Saat kejadian, truk terparkir di bibir jurang dengan beban beton cair untuk pengerjaan jalan swadaya. Syukurnya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini sopir truk yang terjebak di kemudi hanya mengalami luka jahitan di pelipis dan paha.

Dari keterangan yang dihimpun, saat kejadian warga perumahan sedang bergotong royong di TKP, untuk pengecoran jalan masuk perumahan yang lokasinya tepat berada di TKP.

Baca Juga:  Antisipasi Virus PMK, Peternak Optimis Harga Babi Stabil

Saat itu, pengecoran rencananya akan menggunakan semen yang dibawa truk molen tersebut. Namun ketika pekerjaan akan dimulai, tiba-tiba truk tersebut terperosok ke bawah jurang.

Warga pun sempat panik, karena mengira sopirnya tidak selamat. “Syukur sopir selamat. Tadi sudah dibawa ke klinik, dia mengalami luka jahitan di pelipis dan paha. Wajahnya berdarah, tapi sopir mengatakan tidak apa-apa. Sekarang sopir sudah pulang,” ujar Budi salah seorang warga.

Ketua RT Perumahan GSM Kaja, Suroto juga mengatakan hal demikian. Kata dia, truk molen tersebut merupakan milik Harapan Jaya Beton yang dipercayakan untuk pengecoran jalan di lingkungan perumahan ini.

Baca Juga:  Oknum ASN Kesbangpol Gianyar Ditangkap Bawa Ganja dan Sabu-Sabu

Kata dia, sebelum kejadian tersebut berlangsung, truk molen dari perusahaan tersebut sudah sering melakukan pengecoran di wilayahnya.

Disebutkan, truk tersebut sudah sering masuk ke perumahan setempat untuk melakukan pengecoran. Mungkin karena sempat turun hujan, sehingga jalan tersebut menjadi labil, dan mungkin karena terlalu berat juga.

“Beban truknya masih penuh, karena sama sekali belum ada yang diturunkan, baru akan mulai menurunkan semen,” ujarnya.

Baca Juga:  Parkir Sembarangan, Dishub Denpasar Pasangi Stiker Kendaraan Pelanggar

Suroto mengatakan, pasca kejadian ini, pengecoran jalan utama perumahan tetap dilangsungkan. Sebab, pihaknya telah menandatangani kontrak dengan perusahaan semen tersebut.

Selain itu, kondisi jalan masuk perumahannya juga memang harus diperbaiki, lantaran kerusakannya sudah sangat parah.

“Pengecoran tetap dilakukan, kami sudah kontak dengan perusahaan semennya,” pungkasnya. (ina/kb)