Didominasi Guru, 2022 Pemkab Gianyar Rekrut Ribuan P3K

Gianyar News Update Pendidikan
Foto/dok: Para guru saat HUT Korpri.

GIANYAR, Kilasbali.com – Sempat absen di tahun 2021, namun pada tahun 2022 ini, Pemkab Gianyar akan membuka ribuan lowongan untuk tenaga Pegawai Pemerintahan Dengan Perjanjian Kerja (P3K). Dari jumlah ini didominasi oleh guru. Hal ini dipastikan setelah usulan Pemkab Gianyar diterima pusat.

Kepala BKSDM Gianyar, Made Wirasa, Minggu (13/3), membenarkan rekrutmen itu. Disebutkan, sebelumnya pihaknya mengajukan usulan setelah menggelar rapat teknis dengan OPD terkait kebutuhan pegawai yang diperlukan.

Setelah terpetakan, kebutuhan yang diperlukan sebanyak 1.700 formasi. Usulan kemudian disampaikan pertengahan tahun 2021 lalu, melalui E-Formasi. “Pertengahan tahun 2021 Pemda Gianyar mengajukan usulan ASN/PPPK ke Kementerian Menpan RB lewat E-Formasi pusat sebanyak 1.700 formasi,” ungkapnya.

Baca Juga:  Jeda Dua Tahun, Tera Ulang Temukan Timbangan Kotor

Dikatakan, usulan paling banyak untuk tenaga kesehatan dan pendidikan. Rinciannya, tenaga kesehatan sebanyak 245 formasi, yang terdiri dari perawat, dokter dan apoteker. Tenaga teknis sebanyak 18 formasi, dan paling banyak adalah posisi guru sebanyak 1.437 formasi. “Total yang diusulkan untuk kebutuhan tahun 2022 adalah sebanyak 1.700 formasi,” ungkapnya.

Pembukaan lowongan ini dipastikan akan dilakukan pertengahan tahun ini. “Astungkara usulan kita sampun di acc pusat. Biasanya dibuka pertengahan tahun. Kita ikut jadwal pusat, karena tesnya dilakukan oleh pusat, bagi masyarakat yang berkingin melamar silahkan bisa mempersiapkan diri dari sekarang,” ujarnya.

Selama ini, lanjut dia, untuk menutupi kekurangan pegawai khususnya guru, dilakukan dengan mengisi guru tidak tetap (GTT) yang gajinya dibayar dari APBD dan Guru Honorer dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Baca Juga:  Projo Gianyar Sterilisasi Provokasi dan Gerakan Anarkisme 

“Formasi guru yang pensiun sudah diisi oleh guru tidak tetap (GTT) yang gajinya dibayar melalui APBD dan guru honor sekolah yang gajinya dibayarkan melalui dana BOS,” jelasnya.

Ditambahkanya, untuk formasi tahun 2022, semua usulan tidak ada ASN, formasi disebut P3K. “Nike untuk ASN sementara tidak direkrut, namun namanya P3K. Inggih masih menunggu petunjuk teknis dari pusat. Mudah-mudahan pertengahan tahun niki keluar,” pungkasnya. (ina/kb)