TPG Ngadat, Guru Khawatir Senasib ASN Pemkab

Gianyar News Update Pendidikan
Foto/dok: Para guru di Gianyar

GIANYAR, Kilasbali.com – Setelah ASN dipastikan tidak mendapatkan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) 2 bulan terakhir 2021, giliran para guru yang was-was. Karena Tunjangan Profesi Guru (TPG) atau sertifikasi guru untuk bulan Oktober, November dan Desember 2021 masih ngadat. Padahal anggaran TPG ini dari pusat berbeda dengan TPP yang bersumber dari APBD.

I Made S (40), salah seorang Guru asal Ubud, Selasa (15/3) mengatakan TPG Oktober-Desember 2021 itu hingga kini belum cair. Padahal di kabupaten lain, sudah cair.

“Sertifikasi guru untuk guru TK, SD dan SMP seluruh Gianyar belum cair. Padahal Teman-teman kami se-profesi di Kabupaten lain sudah cair,” ungkapnya.

Baca Juga:  Vakum Dua Tahun, Bali Spirit Festival Kembali Digelar

Diakuinya, para guru juga mengandalkan tunjangan sertifikasi untuk bayar hutang. Karena itu pula para guru bertanya-tanya, karena biasanya Desember atau Januari sudah cair. Sekarang sudah bulan Maret, kata dia, belum juga ada kepastian.

“Kami sebagai guru juga mengandalkan itu juga bayar hutang dan kebutuhan lain. Sampai 3 bulan belum dibayarkan sangat berpengaruh sekali bagi kami,” terangnya.

Secara terpisah, Kepala BPKAD Ngakan Jati Ambarsika menjawab politis. Dikatakan, pembayaran TPG guru sedang dipersiapkan dokumennya.

Baca Juga:  Diduga Korban Agen Abal-abal, Chef asal Ubud Terlantar di Singapura

Namun, mengenai kepastian cairnya, pejabat asal Desa Kelusa, Payangan ini mengatakan masih menunggu SK dari pusat. “Kami masih menunggu SK dari pusat,” jelasnya.

Sementara itu, guru masih ada harapan, berbeda dengan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Gianyar yang tidak akan menerima pencairan TPP bulan September-Desember 2021 harus dikubur dalam-dalam.

TPP tersebut dipastikan tidak bisa dicairkan. Sebab Pemkab Gianyar tidak menganggarkan karena alasan kondisi keuangan daerah.

Baca Juga:  Nyalip ‘Hantam’ Mobil, Pemotor Dirawat di RS

Bupati Gianyar Made Agus Mahayastra, Senin (14/3) menegaskan pada 2021, TPP PNS tidak dianggarkan lantaran situasi keuangan daerah yang terdampak pandemi Covid-19. Bahwa TPP ASN September – Desember 2021 ditegaskan tidak hangus, tapi karena memang tidak dianggarkan. (ina/kb)