Pemkot Denpasar Raih Penghargaan MCP KPK

Ceremonial Denpasar
Foto/ist: Walikota Denpasar, Jaya Negara saat menerima penghargaan Monitoring Centre For Prevention tahun 2022 dari KPK

DENPASAR, Kilasbali.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar kembali meraih penghargaan Monitoring Centre For Prevention (MCP) di tahun 2022 dari KPK setelah berhasil menduduki peringkat 2 di Propinsi Bali.

Denpasar juga peringkat 2 Nasional untuk Level Pemerintah Kota dan secara umum berada di peringkat 9 Nasional dengan skor nilai 95,20 persen.

Penghargaan ini diserahkan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri diterima Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, Jumat (18/3/2022) di Jayasabha Denpasar.

Hadir dalam kesempatan tersebut Gubernur Bali, Wayan Koster, Bupati/Wali Kota se-Bali, Ketua DPRD Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, dan Sekda Kota Denpasar Ida Bagus Alit Wiradana.

Ketua KPK Firli Bahuri mengingatkan seluruh kepala daerah harus menjamin program keberlangsungan Nasional. Hal ini terdapat 7 indikator pembangunan Nasional diantaranya penurunan angka kemiskinan, menekan angka pengangguran, menekan angka ibu melahirkan, indeks pembangunan manusia, meningkatkan pendapatan pernkapita.

Untuk itu seluruh kepala daerah harus mampu melaksanakan program yang menyasar indikator tersebut. Disamping itu disampaikan bagaimana pemberantasan korupsi membutuhkan sebuah orkestrasi dengan menciptakan sistem integritas Nasional. Korupsi tidak akan bisa ditangai secara sendiri dan KPK tidak bisa menjangkau kamar kekuasaan sehingga orkestrasi dapat menyasar kamar-kamar kekuasaan legislative, esekutif, yudikatif agar membersihkan dirinya sendiri untuk tidak melakukan korupsi.

Baca Juga:  Tanam Pohon Bambu Tangkal Erosi Bantaran Tukad Badung

“KPK RI sekarang betul-betul hadir dan bekerjasama dengan Kementerian Lembaga, pemerintah provinsi, kabupaten dan kota, dengan roh keterbukaan saat ini dapat menutup celah untuk korupsi, dan kita perlu membangun budaya dan peradaban anti korupsi dan KPK merumuskan apa yang harus dilakukan salah satunya strategi pendidikan masyarakat,” ujarnya.

Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan rapat koordinasi terintegrasi di provinsi Bali tahun ini diyakini sangat bermanfaat dalam upaya pengawalan akuntabilitas efisiensi dan efektivitas pembangunan nasional dan daerah menuju pada pemerintah yang baik, bersih dan beriwabawa.

Sementara itu, Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menyampaikan penghargaan ini tidak terlepas dari pendampingan dan bimbingan dari KPK. Sehingga saat ini Pemkot Denpasar mampu meraih kembali penghargaan MCP di tahun 2022. Yang tahun ini Pemkot Denpasar meraih peringkat ke-2 Nasional Level Pemerintah Kota secara umum dan secara umum peringkat ke-9 di tingkat Nasional. Tentu dalam perolehan capaian dari MCP ini kepada Pemkot Denpasar nantinya diharpkan dapat terus mendapatkan pendampingan, monitoring dan evaluasi dari KPK.

Baca Juga:  Program Pengungkapan Sukarela Tinggal 1,5 Bulan Lagi

“Pencapaian prestasi ini menjadi cambuk dan kami harapkan kepada KPK dapat terus melakukan pendampingan, monitoring, dan evaluasi untuk melakukan perbaikan untuk dapat berbenah guna meningkatkan tata kelola pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.(sgt/kb)