Serap Enam Ribu Pekerja, Industri Linting Rokok Dibangun di Jembrana

Ceremonial Ekonomi Bisnis Jembrana
Wagub Cok Ace didampingi Bupati Tamba dan pihak PT Mitra Prodin saat ceremonial peletakan batu pertama pembangunan industri linting rokok di Jembrana. (foto/hms)

JEMBRANA, Kilasbali.com – Industri linting rokok milik PT Mitra Prodin dibangun di di Desa Penyaringan, Mendoyo-Negara. Konon, industri itu bakal menyerap sebanyak 4000 hingga 6000 orang tenaga kerja.

Wakil Gubernur Bali, Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) mengapresiasi masuknya investor PT Mitra Prodin ini. Dia berharap, industri linting rokok ini memberikan kontribusi perputaran ekonomi ke arah yang lebih baik.

“Saya harap warga setempat ikut ambil bagian memanfaatkan peluang terbukanya lapangan kerja ini nantinya, terlebih pandemi Covid-19 yang hingga saat ini belum juga berakhir,” kata Cok Ace seusai peletakan batu pertama pembangunan industri ini di Desa Penyaringan, Mendoyo-Negara, Rabu (23/3).

Baca Juga:  Revolusi Mental Penanaman 10 Juta Pohon

Sementara itu, Direktur Operasional PT Mitra Prodin, Robert Hensby mengungkapkan, pihaknya menciptakan peluang kerja untuk masyarakat di lingkungan yang aman, saling menghormati serta bahagia dengan mengembangkan produk yang inovatif, diidamkan dan dapat diandalkan.

“Dengan tolok ukur baru dalam hal kualitas, inovasi untuk cone, perangkat pengisiannya, dan yang menjadikan kami sebagai pemasok pilihan utama bagi brand apapun di industri ini,” terangnya.

Industri linting rokok ink dibangun di atas lahan seluas 5 hektar tersebut, akan menjadi peluang perputaran ekonomi di Jembrana. Dengan berdirinya industri ini, diharapkan mampu mengangkat kesejahteraan masyarakat, khususnya warga sekitar. (jus/kb)