Terbanding di PT Denpasar, Desa Adat Guwang Tetap Menang

Gianyar News Update Peristiwa
Euforia Krama Desa Adat Guwang, terkait sengketa lahan beberapa waktu lalu. (foto/tim)

GIANYAR, Kilasbali.com – Banding yang diajukan oleh pembanding I Ketut Gde Dharma Putra di Pengadilan Tinggi Denpasar terhadap putusan PN Gianyar akhirnya ditolak.  Putusan banding Pengadilan Tinggi (PT) Denpasar memperkuat putusan PN Gianyar yang intinya Desa Adat Guwang, Sukawati sebagai terbanding tetap menang.

Bendesa Adat Guwang, I Ketut Karben Wardana, Selasa (5/4), membenarkan hasil putusan tersebut. Dikatakan putusan dari Pengadilan Tinggi Denpasar itu keluar hari Senin (4/4).Desa Adat Guwang kembali menjadi pihak yang menang pada banding yang diajukan pembanding ke Pengadilan Tinggi Denpasar.

Dalam amar putusan perkara Nomor 42/PDT/2022/PT.DPS, Pengadilan Tinggi Denpasar menguatkan putusan Pengadilan Negeri Gianyar. “Putusan dari PN Gianyar kembali dikuatkan, sehingga pembanding yang mengajukan banding merupakan pihak yang kalah,” jelasnya.

Baca Juga:  Hadirkan Duta Besar India, Mahasiswa STMIK Primakara Ikuti Journey of India Dominating The Technology World

Ditolaknya gugatan dan banding dari penggugat maka Desa Adat Guwang kembali memenangkan perkara sengketa lahan seluas 71 are. Pada lahan tersebut saat ini diatasnya berdiri Kantor Desa Guwang, LPD Desa Adat Guwang, dan Pasar Tenten yang sudah bersertifikat dan lahan adat yang kini berdiri SDN 1, 2, 3 Guwang yang belum bersertifikat.

Pihaknya pun bersyukur karena usaha dalam memperjuangkan tanah milik leluhurnya tidak sia-sia. Puji syukur juga dihaturkan kepada Ida Sesuhunan sami sane melinggih ring sejebag Desa Guwang karena sudah memberikan  jalan yang baik . “Kami juga terima kasih kepada seluruh masyarakat Desa Guwang yang tetap memberikan doa dan dukungan sehingga kita kembali menang di mata hukum,” syukurnya.

Kuasa Hukum Desa Adat Guwang, I Made Adi Seraya menambahkan, penggugat asal Desa Celuk itu mengajukan banding pada tanggal 7 Februari 2022 lalu. Berkas dikirim oleh Pengadilan Negeri Gianyar ke Pengadilan Tinggi Denpasar pada tanggal 7 Maret, 2020. Kemudian pada tanggal 8 Maret 2022 telah mendapat register perkara di Pengadilan Tinggi Denpasar dengan Nomor 42/PDT/2022/PT. DPS.

Baca Juga:  Tertimpa Longsor Pasutri di Pickup Tergerus ke Jurang

Sebelumnya, Majelis Hakim di Pengadilan Negeri (PN) Gianyar melalui putusan Pengadilan Negeri Gianyar No. 173/Pdt.G/2021 tanggal 19 Januari 2022 telah menyatakan Desa Adat Guwang menang dalam sengketa lahan tersebut karena penggugat atas nama I Ketut Gde Dharma Putra tidak bisa membuktikan dalil gugatannya.

Selama proses persidangan, Desa Adat Guwang membawa 62 bukti berupa surat-surat termasuk 3 sertifikat dengan 7 orang saksi yang juga terdiri dari saksi ahli terkait tanah dan hukum adat.  (ina/kb)