Kecelakaan Maut di Gitgit, Bapak dan Anak Meregang Nyawa 

Buleleng
Polisi saat melakukan olah TKP. (foto/hms)

SINGARAJA, Kilasbali.com — Jalur tengkorak Singaraja-Gitgit kembali memakan korban. Dua (2) orang meninggal dunia paska terlibat kecelakaan maut pada Selasa (5/4) sekitar pukul 15.00 sore.

 

Pengendara sepeda motor Honda Vario DK 4377 UAG, jadi korban kecelakaan beruntun itu, Komang Budarsana (46) dan Komang Agus Artawan (14) asal Banjar Asah Panji, Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada, Buleleng.

Seizin Kapolres Buleleng, Kasi Humas Gede Sumarjaya SH menjelaskan, kecelakaan beruntun yang melibatkan tiga (3) pengemudi mobil dan satu (1) pengendara motor (pemotor) persisnya terjadi di jalur Singaraja-Gitgit, KM 5,000 Banjar Pumahan, Desa Gitgit, Sukasada.

Baca Juga:  Program Sanitasi, PU Buleleng Gelontorkan 270 Toilet

Mobil yang terlibat kecelakaan diantaranya, Toyota Fotuner DK 1728 A dikemudikan Putu Bagus Kresna (24), Toyota Avansa DK 1720 OB dikemudikan Made Widiantara (49) dan Toyota Avansa Putih DK 1020 FR dikemudikan Antonius Sanjaya Kiabeni (61).

Masih kata Kasi Sumarjaya, kejadian bermula saat korban Budarsana membonceng anaknya Artawan melaju dari arah utara (Singaraja) menuju selatan (Gitgit). Pada saat bersamaan dari arah berlawanan melaju mobil Fortuner dikemudikan Kresna beriringan dengan dua mobil Avansa dibelakangnya.

 

Baca Juga:  Program Sanitasi, PU Buleleng Gelontorkan 270 Toilet

Naas, mobil dikemudikan Kresna mengambil haluan terlalu kekanan menghantam motor ditunggangi korban Budarsana. Tak sampai disitu, motor yang hilang kendali itu, kemudian kembali diserempet dua mobil Avansa.

“Korban Budarsana mengalami patah tulang pada tangan kiri, luka robek pada wajah. Sementara anaknya mengalami pecah kepala. Keduanya (Korban bapak dan anak) meningggal dunia,” terang Kasi Sumarjaya, Rabu (6/4).

Baca Juga:  Program Sanitasi, PU Buleleng Gelontorkan 270 Toilet

Kasus kecelakan ini masih dalam proses penyelidikan dan penyidikan unit laka Satuan Lalu Lintas Polres Buleleng. (ard/kb)