Jumat Ini, Jalan Tengah Konser di Berbagi Kopi

Denpasar Hiburan
Group band Jalan Tengah saat jumpa pers di Kebun Kopi, Denpasar. (foto/pra)

DENPASAR, Kilasbali.com – Group band Jalan Tengah yang beranggotakan I nyoman Gede Indrawan (Mangde – drum), Agus budi aprianto (Gus Budi – guitar), Bagus Dhanar Dhana (Ombags-bass voc), dan I made juliartha (Made Rembo – guitar voc) bakal mengelar konser sekaligus akan meluncurkan Album Gari Puti di Berbagi Kopi Jalan, Peguyangan Kangin, Denpasar, Jumat, 15 April 2022 pukul 18.00 WITA.

Garis Putih diambil menjadi sebuah tajuk album perdana Jalan Tengah tersenut, memuat 14 lagu yang memiliki ciri khas di setiap track. Sebut saja: Euphoria, Manusia Serigala, Warna Warni, Get Out Here, Menuju Pelangi, Friday Night, Dunia Baru, Cincin Kayu, Wr game, Hening, Animo, Encourage, Selamat Tinggal, Teduh.

Dilatarbelakangi oleh background musik yang telah melandasi seluruh personel, yang telah memiliki band sebelumnya, membuat band ini lebih cepat matang secara musik, konsep dan materi dengan mengusung Rock sebagai genre yang dipilihnya.

Baca Juga:  Program Pengungkapan Sukarela Tinggal 1,5 Bulan Lagi

Salah satu personel Jalan Tengah, Rembo menuturkan awal dirinya bertemu dengan Bagus yang kebetulan ingin membuat acara berbagi pangan, dan mengajak Jamming di sana.

“Kemudian saya menghubungi Pak Mang De untuk drum, dan Pak mangde menghubungi Agus Budi untuk memain gitar, dan akhirnya kami diundang beberapa panggung untuk bermain, dan masih membawakan lagu orang. Sehingga akhirnya kami mempunyai ide bermain dengan menggunakan lagu sendiri saja. Hingga terbentuknya jalan tengah,” tuturnya awak media di Kubu Kopi, Denpasar, Sabtu (9/4).

Sementara itu, personel Jalan Tengah lainnya, yakni Bagus mengatakan, music yang mainkan untuk lebih menumbuhkan semangat di dalam kehidupkan. “Walaupun misalnya ada yang bertemakan patah cinta, tetapi itu tidak serta merta digarap dengan melodi yang sedih. Penggarapan lagupun sekarang, karena jaman digital, bisa lebih leluasa dan menghemat dari segi produksi. Proses kreatif ini juga bisa kami lakukan melalui media WhatsApp dengan mengirim masing-masing permainan yang kemudian direspon kembali oleh masing-masing dari kami,” ungkap Bagus yang juga merupakan pentolan group NTRL ini.

Baca Juga:  Danrem 163/Wira Satya Pantau Penyaluran Dana BTPKLW-Migor TNI Tahun 2022

Yudis dan Eddie dari Taksu Rendevous menmbahkan, sebagai organizer dalam peluncuran album ini, acara konser peluncuran album perdana ini digarap dengan konsep istimewa.

“Konsep LED akan kami gelar selama acara, yaitu di mana nuansa-nuansa LED akan dibentuk sesuai dengan nuansa-nuansa dalam lagu mereka, hal ini merupakan respon secara multimedia dari lagu-lagu yang akan dibawakan. Kami mengharapkan ini bisa terlaksana dengan baik, sehingga konser ini bukan hanya semata-mata menjadi sebuah konser musik, melainkan menjadi sebuah pegelaran yang atraktif,” Seru Yudis.

Harapan demi harapan tumbuh mula di Jalan Tengah.  “Harapan kami adalah musik kami ke depan bisa diterima lebih luas, bukan hanya di Bali, melainkan di luar Bali,” ujar Mank De. (jus/kb)

Baca Juga:  Pantau Bandara Ngurah Rai, Koster Diajak Selfie oleh Wisatawan Domestik