Kota Kreatif Berbasis Budaya Menuju Denpasar Maju

Ceremonial Denpasar Pemerintahan Tokoh
Walikota Denpasar IGN Jaya Negara pada Paruman Bendesa Adat se-Kota Denpasar. (foto/hms)

DENPASAR, Kilasbali.com – Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara mengajak Bendesa Adat se-Kota Denpasar untuk ikut serta mensukseskan program pembangunan Kota Denpasar sesuai visi yakni Kota Kreatif Berbasis Budaya Menuju Denpasar Maju (Makmur Aman, Jujur dan Unggul) yang dilandasi spirit Vasudaiva Kutumbakam.

Hal ini disampaikan Jaya Negara pada Paruman Bendesa Adat se-Kota Denpasar Tahun 2022 di Kantor LPD Desa Adat Kepaon, Denpasar Selatan, Minggu (10/4/2022).

Hadir dalam Paruman Bendesa Adat tersebut Kapolresta Denpasar AKBP Bambang Yugo Pamungkas, Kepala Dinas Pemajuan Masyarakat Adat Prov. Bali I Gusti Agung Ketut Kartika Jaya Seputra, Ketua Majelis Desa Adat Kota Denpasar AA Ketut Sudiana, Bendesa Adat se Kota Denpasar serta tokoh masyarakat setempat.

Baca Juga:  GPDRR ke-7 Dihadiri Jokowi, Wapres Zambia, dan Ribuan Delagasi dari 193 Negara

Jaya Negara menyampaikan apresiasi terhadap peran serta Desa Adat selama ini dalam menyukseskan berbagai program Kota Denpasar. Adapun program yang telah berhasil dijalankan yakni turut aktif dalam penanganan Covid-19, mempercepat cakupan vaksinan , pembangunan TPS3R serta pelestarian budaya, adat dan seni tradisi.

“Sinergi yang baik selama ini harus terus kita jaga dan kembangkan untuk kesejahteraan masyarakat Kota Denpasar. Mengingat peran pentingnya seluruh perangkat Desa Adat, Pemkot Denpasar akan memfasilitasi pemberian Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Jaminan BPJS Ketenagakerjaan bagi perangkat Desa Adat,” ujarnya.

Sementara Kapolresta Denpasar AKBP Bambang Yugo Pamungkas mengatakan berkat peran Desa Adat, Kota Denpasar dapat menekan penyebaran covid 19. Hal ini tentu menambah kepercayaan wisatawan baik domestik maupun asing datang ke Bali.

Baca Juga:  Lampu Bermotif Barong Bakal Hiasi Ubud

“Sinergi yang baik antara Desa Adat, Pemkot Denpasar dan aparat Kepolisian dapat memberikan jaminan keamanan dan ketertiban yang baik di masyarakat. Hal ini terbukti dari meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan baik asing maupun domestik ke Bali. Momentum ini harus kita jaga bersama serta membangkitkan optimisme kita bersama,” katanya.

Ketua Majelis Desa Adat Kota Denpasar, AA Ketut Sudiana menyampaikan pengelolaan LPD menjadi persoalan yang harus dibuatkan pararem untuk memperjelas peraturan yang sudah ada sebelumnya sehingga bisa terhindar dari permasalahan hukum.

Lebih lanjut Ketut Sudiana menyampaikan momentum pemulihan ekonomi yang terjadi saat ini harus dijaga. Desa Adat siap membantu Pemkot Denpasar dan Polresta Denpasar untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayahnya masing-masing.

Baca Juga:  Revolusi Mental Penanaman 10 Juta Pohon

“Para Bendesa Adat siap mendukung dan mensukseskan program-program pemerintah kota Denpasar. Hal ini tentu dapat mempercepat pemulihan ekonomi Bali khususnya Denpasar,” ujarnya.(sgt/kb)