Mulai Cair, Sumita dan Suwat Kebagian BTP Migor

Gianyar Sosial
Suasana pencairan Bantuan Tunai Pangan (BTP) minyak goreng di Desa Sumita. (ina/kb)

GIANYAR, Kilasbali.com – Tidak menunggu lama, setelah pendataan calon penerima Bantuan Tunai Pangan (BTP) minyak goreng (migor), mulai Senin (11/4) langsung cair. Di hari perdana, Kantor Pos Gianyar melayani penerima bantuan dari Desa Sumita dan Suwat, Gianyar dengan sistem jemput bola.

Kepala Cabang Kantor POS Gianyar, Edi Rubandi sudah siap melaksanakan kegiatan pencairan bantuan tunai pangan ini. “Pemerintah Pusat menunjuk PT Kantor POS sebagai instansi yang menyalurkan BLT migor. Untuk Kabupaten Gianyar, saat ini data yang dikirim dari Pemerintah Pusat sedang masuk bertahap,” ungkapnya.

Dikatakannya bahwa dengan ditunjuk Kantor POS sebagai penyelenggara pencairan, dirinya sudah menyiapkan tiga opsi pencairan. Pencairan dilakukan di rumah penerima langsung, di kantor desa atau kantor camat dan opsi ketiga di Kantor POS sendiri.

Baca Juga:  Tertimpa Longsor Pasutri di Pickup Tergerus ke Jurang

Namun secara prinsip pencairannya sudah siap. Karena data masuk, sehingga pihaknya koordinasi dengan pihak desa dan camat, langsung dicairkan sesuai data di desa setempat.

Terkait apakah ada data ganda atau penerima tidak katagori miskin? Rubandi menjelaskan, bahwa dirinya hanya mencairkan sesuai data. “Jika ada nama ganda atau tidak sesuai katagori, itu kewenangan desa yang mengklarifikasi,” tambahnya.

Secara terpisah, Kabid Perlindungan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinas Sosial Gianyar, Henny Sriwahyu menyebutkan pencairan tahap pertama dimulai Senin (11/4/2022). Untuk pencairan perdana BLT Migor ada di Desa Sumita dan Desa Suwat, Kecamatan Gianyar.

Baca Juga:  Batas Desa Singapadu dan Celuk Diserahkan ke Pemkab

“Data penerima dari Kementerian Sosial langsung ke Kantor POS, Dinas Sosial hanya mengawal proses pencairan, kami tidak tahu persis berapa jumlah penerima manfaat,” jelas Henny Sriwahyu. Kata dia, berapa jumlah penerima Dinas Sosial tidak memiliki data, karena semua data ada di Kantor POS.

Sedangkan dalam pencairan tahap pertama di Desa Sumita, sebanyak 147 KK miskin yang mendapat bantuan.  Sedangkan di desa Suwat baru tercatat 59 KK. Bantuan tersebut sebanyak Rp 300 ribu, untuk tiga bulan BLT Migor.

Disamping mendapat bantuan BLT Migor dari Januari sampai Maret, penerima juga mendapat Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sebesar Rp 200 ribu juga untuk tiga bulan, dari Januari sampai Maret. Bantuan ini juga dari pusat diberikan kepada KK Miskin.  (ina/kb)