Pembuang Limbah Sablon di Denpasar Didenda Rp 2,5 Juta

Denpasar News Update
Sidang Tipiring di Pengadilan Negeri Denpasar. (foto/sgt)

DENPASAR, Kilasbali.com – Setalah dilaksanakan penertiban, pemilik usaha sablon atau pencelupan di Jalan Kebo Iwa Utara, Perum Swamandala mengikuti Sidang Tindak Pidana Ringan (Tipiring) di Pengadilan Negeri Denpasar, Rabu (13/4/2022).

Sidang yang dipimpin Hakim, I Putu Sayoga menjatuhkan denda Rp 2,5 Juta kepada pembuang limbah yang menyebabkan aliran sungai di wilayah Denpasar Barat sempat berwarna merah beberapa waktu lalu.

Kasatpol PP Kota Denpasar, AA Ngurah Bawa Nendra menjelaskan Satpol PP Kota Denpasar bersama Tim Gabungan DLHK bergerak cepat untuk mencari sumber pencemaran yang menyebabkan berubah warnanya air di aliran kawasan Jalan Mahendradata dan Jalan Gunung Gede menjadi merah. Tentunya hal ini telah dilaksanakan investigasi dengan melihat, menganalisa dan membuktikan, serta pengujian kandungan air sungai. Dari hasil tersebut ditemukanlah sumber pencemaran dari usaha sablon.

Baca Juga:  Batas Desa Singapadu dan Celuk Diserahkan ke Pemkab

Adapun usaha yang digeluti pria bernama Sumadi ini didakwa telah melanggar Perda Nomor 1 Tahun 2015 tentang Ketertiban Umum.

“Sidak dan Tipiring ini bukan untuk mencari kesalahan, melainkan untuk penegakan perda dan mensosialisasikan perda itu sendiri, sehingga masyarakat dapat mengaplikasikan dan mentaatinya dan ada efek jera,” jelas Bawa Nendra.(sgt/kb)