Penataan Kawasan Wisata Pantai Sanur Berlanjut

Denpasar News Update
Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa meninjau lokasi penataan lanjutan Pantai Sanur tahap kedua. (foto/kb)

DENPASAR, Kilasbali.com – Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa didampingi Sekda Kota Denpasar, IB Alit Wiradana, meninjau lokasi penataan lanjutan Pantai Sanur tahap kedua, Jumat (15/4/2022).

Wakil Walikota Agus Arya Wibawa mengatakan penataan Pantai Sanur tahap dua berupa penataan kios UMKM, pembangunan toilet, taman, pedestrian dan rest area yang tersebar di beberapa titik di Pantai Sanur sepanjang 5,8 km serta relokasi lahan parkir agar lebih rapi dan tertib.

“Untuk mendukung keamanan dan kenyaman kami harapkan para pemilik hotel di sepanjang Pantai Sanur untuk ikut berpartisipasi memasang cctv, minimal 2 sampai 3 titik cctv, dan jaringannya akan dikoneksikan dengan Command Center yang ada di Pemkot Denpasar,” katanya.

Baca Juga:  Indonesia Tuan Rumah Kejuaraan Tinju Amatir Dunia Tahun 2022

Agus Arya Wibawa mengatakan, Pemkot Denpasar juga mendukung rencana relokasi lahan parkir yang selama ini memanfaatkan kawasan jalan Hangtuah ke lahan yang dimiliki oleh Desa Sanur Kaja sehingga kelihatan lebih rapi dan tertata.

“Penataan kawasan Pantai Sanur ini juga dalam menyambut Presidensi G20. Selain itu penataan ini bertujuan untuk lebih menata kawasan wisata khususnya di Pantai Sanur agar lebih rapi dan dapat memiliki daya saing yang lebih berkualitas. Dalam penataan pedestrian semuanya akan memakai batu andesit dan akan ada jalur khusus pesepeda,” ujarnya.

Kadis PUPR AA Airawata mengatakan saat ini pengerjaan masih dalam proses tender dengan pagu anggaran sebesar Rp 28 milyar. “Mudah-mudahan awal bulan Mei sudah ada pemenangnya dan segera bisa dikerjakan dengan target waktu penyelesaian 6 bulan,” kata Airawata.

Baca Juga:  Seorang Pengunjung Dilaporkan Terseret Arus Pantai Kuta

Sementara Kadis Sosial Kota Denpasar, I Gusti Ayu Laxmy Saraswaty mengatakan, dalam penataan kawasan wisata Pantai Sanur ini sudah ada beberapa perusahaan swasta dan BUMN yang ingin berkolaborasi.

“Diharapkan dengan adanya dukungan dari perusahaan swata dan BUMN melalui CSR dan dukungan dari masyarakat termasuk para nelayan, penaatan kawasan wisata Pantai Sanur ini terlaksana dengan baik sehingga kedepannya dapat meningkatkan UMKM serta meningkatkan daya tarik wisatawan ke kawasan ini,” kata Laxmy Saraswati.(sgt/kb)