Doa Kerahayuan Jagat di Pura Batukaru

Seni Budaya Tabanan Tokoh
Bupati Sanjaya saat bersembahyang di Pura Luhur Batukau, Desa Wongaya Gede, Kecamatan Penebel. (foto/kilasbali)

TABANAN, Kilasbali.com – Bertepatan dengan Purnama Desta, Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya melakukan persembayangan Purnama Sasih Desta di Pura Luhur Batukau, Desa Wongaya Gede, Kecamatan Penebel bersama Sekda dan para Pimpinan OPD di lingkungan Setda Tabanan, Sabtu Siang (16/4)

Jajaran Pemerintah Kabupaten Tabanan rutin melakukan persembahyangan purnama di Pura Luhur Batukau tidak lain adalah sebagai wujud syukur kehadapan Tuhan yang maha Esa sekaligus memohon kerahayuan jagat Tabanan agar perwujudan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, Melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana Menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM) dapat dengan cepat terealisasi.

Sanjaya menekankan pentingnya menghaturkan Bhakti kepada Sang Pencipta, terutama untuk seluruh pemegang kepentingan di Pemerintahan Tabanan, agar tebangun keseimbangan dari sisi sekala dan niskala. Bekerja keras dengan setulus hati dan ikhlas.

Baca Juga:  "Menyapa dan Berbagi" di Kabupaten Lumbung Beras Bali

Momentum Purnama ini sebagai wujud harmonisasi diri dan sembah puja bhakti ke hadapan Tuhan untuk memohon pengampunan dan keselamatan. Tak hentinya Sanjaya menghimbau kepada seluruh jajaran agar momen ini menjadi landasan dalam meningkatkan kualitas spiritual diri dalam menjalankan tugas sehingga bisa bekerja dengan baik.

“Mari kita bangun Tabanan dengan semangat kebersamaan dan gotong-royong, perkecil semua perbedaan dan bersama-sama kita berkomitmen menujukkan sinergi yang optimal serta memohon rahayu jagat Tabanan menuju Aman, Unggul dan Madani,” pesan Sanjaya.

Dengan rutinitas persembahyangan ini, orang nomor satu di Tabanan tersebut berharap, keseimbangan bisa tercipta dalam membangun Tabanan secara berkala. Serta agar perekonomian, kesehatan dan semua sektor yang terpengaruh oleh Pandemi Covid-19 bisa segera bangkit kembali. (m/kb)