Kunjungi Pameran IKM Bali Bangkit, Cicipi Kuliner Khas Tabanan

Ekonomi Bisnis News Update Tabanan Tokoh
Ketua DPRD Tabanan Made Dirga saat melihat-lihat produk khas Bali. (foto/komang)

TABANAN, Kilasbali.com – Ketua DPRD Tabanan I Made Dirga bersama jajaran stafnya melakukan kunjungan ke pameran IKM Bali Bangkit tahap ketiga di Taman Budaya, Art Center, Denpasar, Rabu (20/4).

Selain melihat pameran berupa produk busana dan kerajinan, politisi PDI Perjuangan asal Banjar Sakeh, Desa Sudimara ini juga mencicipi produk UMKM, kuliner khas Tabanan, yakni Kedai Binggo.

“Sengaja mengajak staf, biar ikut meramaikan sekaligus memberikan dukungan. Apalagi salah satu kuliner terkenal asal Tabanan juga ada, yakni Kedai Binggo,” ujarnya.

Baca Juga:  TP PKK Bali ‘Menyapa dan Berbagi’ di  Bumi Makepung Jembrana

Ia menilai, kuliner menjadi salah satu penggerak ekonomi di masa pandemi. Dirga menyebutkan, salah satunya Kedai Binggo yang beralamat di Banjar Cengolo, Desa Sudimara ini telah dikenal luas oleh pencinta kuliner di Bali.

Total, ada delapan stand pameran yang menyuguhkan kuliner asal Tabanan dengan berbagai olahan.

“Soal kuliner kan harus ada ciri khasnya. Jika sudah cocok dengan selera mau berada di mana saja, akan dikejar oleh masyarakat,” ujarnya.

Dirga juga mengucapkan terimakasih pada Pemerintah Provinsi Bali dan Pemerintah Kabupaten Tabanan yang sangat serius menggarap soal ekonomi kerakyatan saat pandemi melanda.

Baca Juga:  "Menyapa dan Berbagi" di Kabupaten Lumbung Beras Bali

Ia melihat itu memberikan semangat bagi pelaku Usaha Menengah, Kecil dan Mikro (UMKM) agar tetap semangat dan bertahan.

“Saya secara pribadi dan mewakili masyarakat mengapresiasi terobosan di bidang ekonomi, terutama di masa pandemi yang dilakukan oleh Pemprov Bali dan Pemkab Tabanan,” ujar Dirga.

Semangat pameran UMKM dan IKM ini tertuang pada program Gubernur Bali, Wayan Koster pada visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali serta prinsip Ekonomi Kerthi Bali membangun Bali Era Baru.

Baca Juga:  Batas Desa Singapadu dan Celuk Diserahkan ke Pemkab

Ekonomi Kerthi Bali terdiri atas enam pilar sektor unggulan yaitu: Sektor pertanian dalam arti luas dengan sistem pertanian organik, sektor kelautan dan perikanan, sektor industri, sektor IKM, UMKM dan koperasi, sektor ekonomi kreatif dan digital serta sektor pariwisata.

“Jadi, polanya sudah jelas. Kebangkitan ekonomi Bali saat pandemi ini harus dilakukan oleh semua pihak. Bisa dimulai dari hal sederhana, contohnya kuliner,” ujarnya. (m/kb)