Pariwisata Seabad Iringi Perjalanan Pembangunan Bali 

News Update Pariwisata Tabanan
Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace). (foto/kilasbali)

TABANAN, Kilasbali.com – Pariwisata sudah seabad mengiringi perjalanan pembangunan Bali dan memberikan kontribusi besar dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat Bali.

Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Bali, Tjok. Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) saat didaulat menjadi salah satu pembicara dalam talk show serangkaian Dies Natalis ke-5 Politeknik Internasional Bali, di Gapura Begawan- kampus setempat, Jumat (22/4).

“Perekonomian Bali yang terlalu bergantung pada sektor pariwisata menyebabkan Bali mengalami kontraksi ekonomi yang mencapai minus 12%, yang tentu sangat mengkhawatirkan dan belum pernah terjadi sebelum Covid-19 melanda dunia, termasuk Bali,” katanya.

Baca Juga:  Antisipasi Virus PMK, Peternak Optimis Harga Babi Stabil

Ditambahkannya bahwa integrasi multisektor dalam paradigma padma bhuwana Bali diposisikan sebagai satu kesatuan ruang yang terbagi-bagi menjadi beberapa ruang, dan setiap ruang dikuasai oleh kekuatan dewa-dewa tertentu. “Spirit kedewataan di setiap ruang menjadi sumber taksu, yang membedakan kualitas satu ruang dengan ruang yang lain,” tegasnya.

Lanjutnya, penguatan potensi sumber daya lokal alam, krama, dan kebudayaan Bali yang diwariskan merupakan potensi dan kekuatan yang besar untuk membangun perekonomian Bali berbasis sumber daya lokal melalui sektor pertanian, kelautan dan perikanan, serta industri kerajinan rakyat berbasis budaya yang didukung oleh pariwisata.

“Perkembangan pariwisata telah mendorong krama Bali semakin meninggalkan potensi sumber daya lokal,” bebernya.

Baca Juga:  Program Pengungkapan Sukarela Tinggal 1,5 Bulan Lagi

Dikatakan, perjalanan panjang pariwisata Bali dengan berbagai kejadian gangguan keamanan, bencana alam, bencana bukan alam, serta pandemi Covid-19 telah cukup memberikan pembelajaran tentang betapa rentannya gejolak perekonomian Bali yang hanya bertumpu pada satu dominasi sektor Pariwisata.

“Untuk menunjang pilar perekonomian Bali, Pemerintah Daerah membangkitkan dan menyeimbangkan pengembangan sektor pertanian dalam arti luas termasuk peternakan dan perkebunan, sektor kelautan dan perikanan, sektor industri dan sektor IKM, UMKM, dan koperasi sektor ekonomi kreatif digital serta sektor pariwisata,” tandasnya. (jus/kb)