Booster Lindungi Masyarakat

Denpasar News Update
Walikota Denpasar IGN Jaya Negara meninjau vaksinasi booster di Banjar Tanjung Bungkak Klod. (foto/sgt)

DENPASAR, Kilasbali.com – Walikota Denpasar IGN Jaya Negara meninjau vaksinasi booster di Banjar Tanjung Bungkak Klod, Rabu (27/4/2022).

Tampak hadir dalam pemantauan vaksinasi tersebut Kadis Kesehatan Luh Putu Sri Armini, Camat Denpasar Timur, I Made Tirana, Kepala Desa Sumerta Klod, I Gusti Ketut Anom Suardana, Wakapolsek Denpasar Timur Kompol Ketut Suantara dan Kanit Binmas Polsek Dentim, Iptu I Nyoman Sujana serta kelian banjar adat setempat.

Jaya Negara mengatakan vaksinasi booster yang dilaksanakan saat ini bersinergi dengan Polsek Dentim dengan menyasar 300 orang.

Baca Juga:  Terseret Arus, Pelajar Ditemukan Meninggal

“Pelaksanaan vaksinasi booster ini merupakan bentuk nyata pemerintah untuk melindungi masyarakat dari ancaman penyebaran virus covid-19. Selain itu, langkah ini juga merupakan bentuk pertahanan diri dalam memerangi paparan Covid-19,” katanya.

Jaya Negara menambahkan capaian vaksinasi booster di Kota Denpasar sudah mencapai 81,45 persen atau sekitar 410.195 orang dari target 503.619 orang.

“Kami berharap masyarakat yang belum vaksin agar segara mendatangi fasyankes yang sudah disiapkan pemerintah Kota Denpasar, sehingga lebih cepat terbentuk herd immunity,” ucap Jaya Negara.

Baca Juga:  'Matur Piuning' Jelang Hut Ke 65 Kodam IX/Udayana

Kadis Kesehatan Kota Denpasar, dr. Luh Putu Sri Armini didampingi Kanit Binmas Polsek Dentim, Iptu I Nyoman Sujana mengatakan pelaksanaan vaksinasi booster kali ini merupakan sinergi dengan Polsek Dentim.

Lebih lanjut dikatakannya, adapun jenis vaksin yang diberikan yakni Astrazeneca dengan target 300 orang. Vaksinasi ini dilaksanakan selain untuk memperluas cakupan vaksinasi booster di Kota Denpasar juga dalam waktu dekat ini akan dilaksanakan upacara piodalan di Pura Dalem Tanjung Bungkak.

“Diharapkan untuk masyarakat lainnya yang sudah melaksanakan vaksinasi hingga tahap ketiga agar tetap melaksanakan prokes dengan ketat dan wajib menggunakan masker dimanapun berada, sehingga kedepannya dapat menekan angka penyebaran virus yang lebih meluas,” kata Sri Armini.(sgt/kb)