Turis Rindu Keindahan Tanah Lot

Pariwisata Tabanan
Foto: Kunjungan wisatawan di DTW Tanah Lot

TABANAN, Kilasbali.com – Wisatawan asing (turis) juga tampak mulai mengunjungi DTW Tanah Lot Tabanan. Objek wisata ini rupanya telah kembali dipadati wisatawan domestik maupun mancanegara.

Beberapa diantaranya mengaku sangat rindu ke Bali untuk berlibur dan menikmati keindahan pura di atas batu karang yang terletak di bibir pantai. Apalagi di Tanah Lot ini, terkenal sebagai tempat yang indah untuk melihat matahari terbenam.

Asisten Manager DTW Tanah Lot, I Putu Tony Wirawan menuturkan, pasca kelonggaran bagi turis asing, kunjungan kembali menggeliat. Rata-rata per hari wisatawan asing mencapai 200-300 orang.

Baca Juga:  Peduli Lingkungan, Prajurit TNI Gelar Karya Bakti di Taman Pujaan Bangsa, Margarana

“Didominasi 50 persen wisatawan asal Australia, kemudian ada beberapa dari Amerika, Inggris, Malaysia, Singapura, dan juga India,” tuturnya belum lama ini.

Menurutnya, turis itu beberapa diantaranya sudah pernah datang ke DTW ini. Namun mereka datang kembali untuk mengetahui situasi dan kondisi yang sebenarnya. Apalagi lebih dari dua tahun tidak kembali ke Bali.

“Mereka mengaku sangat rindu dengan Bali. Dan setelah mereka datang, rupanya tak seseram seperti informasi yang mereka dapatkan. Ternyata Bali tidak berubah. Aman dan nyaman untuk dikunjungi,” ujarnya.

Baca Juga:  Polres Tabanan Ringkus Tujuh Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Tony menegaskan, DTW Tanah Lot sangat aman dan nyaman untuk dikunjungi. Karena seluruh staf dan juga masyarakat sekitar telah tuntas mengikuti vaksinasi serta disiplin menerapkan prokes.

“Kami juga selalu mengingatkan staf dan juga para pedagang untuk menunjukkan keramahtamahan kita dalam menyambut kembali pariwisata di era kenormalan baru ini,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Tjok Bagus Pemayun menyampaikan bahwa kunjungan wisatawan asing yang mulai menggeliat itu karena kelonggaran yang diberikan pemerintah. Mulai dari Visa on Arrival (VoA), bebas karantina, serta bebas Swab PCR bagi mereka yang telah mengikuti vaksinasi hingga tiga kali alias booster.

Baca Juga:  Bangun Bangsa, Ketua DPRD Tabanan Harap Peran Generasi Milenial 
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali Tjok Bagus Pemayun. (foto/kilasbali)

“Biaya VoA hanya Rp 500 ribu per orang, baik orang dewasa maupun anak-anak. VoA berhak untuk satu kali masuk ke Bali atau Indonesia berlaku selama 30 hari dan dapat diperpanjang maksimal 1 kali di Kantor Imigrasi,” jelas Tjok Bagus.

Bali sendiri, lanjut Tjok Bagus, sangat aman dan nyaman untuk dikunjungi. Mengingat capaian vaksinasi tertinggi di Indonesia. Bahkan sebagian telah mengikuti booster. “Jadi jangan khawatir untuk datang dan berlibur ke Bali,” tandasnya. (jus/kb)