Libur Lebaran, Kunjungan Wisatawan ke Tanah Lot Melonjak Drastis

Pariwisata Tabanan
Kunjungan wisatawan di Tanah Lot. (foto/jus)

TABANAN, Kilasbali.com – Kunjungan wisatawan ke DTW Tanah Lot melonjak drastis sejak memasuki libur Lebaran. Dari pantauan di lokasi pada Selasa (3/5) sore, suasana memang tampak ramai. Kunjungan didominasi wisatawan domestik yang mayoritas berasal dari Pulau Jawa, khususnya Jakarta. Sementara itu, wisatawan asing tampak berbaur dengan domestik.

Para wisatawan mengaku sangat rindu mengunjungi pura ini. Selain indah, mereka mengaku bahwa pura ini sangat unik. Lain daripada yang lain. Khususnya dari segi keamanan dan juga kenyamanan. Seorang pelancong dari Semarang, Hermawan menuturkan, tujuan liburan ke Bali memang ingin mengunjungi Tanah Lot. “Saya bersama keluarga besar ingin ke Tanah Lot untuk mengetahui seperti apa objek wisata ini setelah pandemi,” tuturnya.

Dia meyakini, pariwisata Bali sudah pulih. Dan Tanah Lota kata dia tetap mempesona untuk dikunjungi. “Saya ke Bali pakai pesawat dan traveling sewa mobil. Saya di Bali selama enam hari, dari hari Senin sampai dengan hari Sabtu. Sebelum ke Tanah Lot saya juga sudah ke Ubud, Sanur, Seminyak, dan besok rencananya ke Kintamani, kemudian kita coba ke Karangasem,” ujarnya.

Baca Juga:  Pemkab Tabanan Raih Opini WTP Delapan Kali Berturut-turut

Sementara itu, Asisten Manager DTW Tanah Lot, I Putu Tony Wirawan menyampaikan, kunjungan wisatawan terlihat sejak Jumat (29/4). Yakni sebanyak 2.500 orang. Kemudian hari Sabtu 5 April naik menjadi 3.000 orang, 1 Mei naik 5.600, 2 Mei 7.700, dan hari ini mencapai 9.367 orang. “Kunjungan didominasi domestik yang menghabiskan libur panjang ini,” ujarnya.

Kendati tak seramai seperti sebelum pandemi, Tony Wirawan juga mengucap syukur. Karena telah terlihat beberapa wisatawan asing yang datang. Tertinggi kata dia didominasi turis asal Australia, Malaysia, Singapura, dan juga India.

Menurutnya, wisatawan asing cenderung stabil. Yakni berkisar 200 sampai dengan 300 orang per hari. “Wisatawan asing asal Tiongkok dan Taiwan yang biasanya naik bus 4 – 5 rombongan belum ada yang datang. Kami tidak tahu apakah di sana masih lockdown atau apa,” bebernya.

Baca Juga:  Pemkab Tabanan Minta Warga Juwuk Legi Sabar

Pihaknya berharap, momen G20 juga berdampak pada peningkatan kunjungan wisatawan asing ke objek wisata ini. “Saya harap kebijakan Visa on Arrival (VoA) untuk 63 negara tidak berubah atau jika memungkin dinaikkan. Begitu juga dengan bebas karantina dan bebas PCR bagi yang sudah divaksin booster juga tidak berubah,” harapnya. (jus/kb)