Polisi Bekuk Dua Pelaku Pencuri Besi

Gianyar Kriminal
Polisi merilis pelaku pencurian besi. (foto/ina)

GIANYAR, Kilasbali.com – Jajaran Polsek Blahbatuh membekuk dari pelaku pencurian besi. Yakni DYM dan SL asal Amfoang, Timur Kupang yang tertangkap tangang nekat membobol sebuah gudang besi di Jalan IB Mantra.

Kapolsek Blahbatuh, Kompol I Ketut Suharto Giri, Selasa (3/5), mengungkapkan bahwa penangkapan kedua pelaku yang sehari-harinya menetap di Jalan Selukat, Desa Keramas, Blahbatuh ini pada Senin (2/5) malam.

Berawal dari petugas kepolisian sari Polsek Blahbatuh melaksanakan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) di seputaran By Pass Ida Bagus Mantra Gianyar.

Baca Juga:  Musim Bertelur, Polair Sisir Sarang Penyu

“Petugas yang melaksanakan patroli mendapati sepeda motor terparkir. Selang berikutnya terdengar suara gonggongan anjing dari arah semak semak di gudang PT Sinar Bali,” ujar Kapolsek atas seizin Kapolres Gianyar, AKBP Bayu Sutha Sartana.

Merasa curiga, petugas kemudian menelusuri jalan setapak menuju arah gudang dan mendapati dua orang sedang mengambil besi yang berada di dalam drum dan membawanya keluar melewati pagar besi.

“Ketika hendak ditangkap, kedua pelaku yang diduga lebih mengenal situasi kabur dan meninggalkan sepeda motor Honda Revo yang diduga digunakan oleh keduanya untuk menuju lokasi pencurian,” ungkapnya.

Baca Juga:  Polres Tabanan Ringkus Tujuh Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Berbekal sepeda motor yang ditinggalkan pelaku, selanjutnya personel melakukan pengembangan hingga akhirnya pelaku berhasil ditangkap berikut barang bukti hasil kejahatan berupa potongan-potongan besi yang seluruhnya merupakan milik dari PT Sinar Bali.

“Pada saat kejadian personel sedang melaksanakan kegiatan rutin, hingga menemukan adanya hal mencurigakan yang segera ditindaklanjuti. Astungkara berkat kesigapan serta informasi masyarakat pelaku dapat ditangkap,” katanya.

Kedua pelaku kini diamankan di Polsek Blahbatuh, dan dijerat Pasal 363 KUHP Tentang Pencurian Pemberatan dengan ancaman hukum maksimal 7 tahun penjara. (ina/kb)