Ulun Danu Beratan Dipadati Wisatawan Domestik

News Update Pariwisata Tabanan
Rombongan wisatawan domestik tampak berfoto di Ulun Danu Beratan. (foto/jus)

TABANAN, Kilasbali.com – DTW Ulun Danu Beratan, Baturiti, Tabanan tampak dipadati wisatawan domestik di masa Libur Lebaran, Selasa (3/5). Objek wisata yang menawarkan panorama pura di tengah danau dan dikelilingi perbukitan yang hijau ini tampak bergeliat.

Salah satu pengunjung asal Jawa, Rio menuturkan, dirinya bersama rombongan sengaja datang ke Bali untuk menghabiskan libur Lebaran. “Rencananya kami berlibur selama 10 hari,” tuturnya.

Di sela-sela berbincang, anak dari Rio, Putri menimpali. Gadis kelas III SD ini sudah tiga kali ke Bali. Dia mengaku, kunjungan yang paling berkesan di Bali saat berada di pantai. “Pantai Pandawa. Pasirnya putih,” ujarnya.

Baca Juga:  Aman dan Nyaman Berwisata di Indonesia

Pengakuan berbeda datang dari turis asal Istanbul Turki, Boolean yang berlibur bersama keluarganya. Dia mengaku ke Bali merupakan pertama pertama kalinya. “Sebenarnya saya merencanakan berlibur ke Bali tahun lalu. Namun karena tidak ada penerbangan, maka diundur tahun ini,” tuturnya.

Dia mengaku berlibur selama 12 hari di Bali. “Saya tinggal di Canggu, dan beberapa hari lalu saya sudah ke Uluwatu,” ujarnya didampingi istrinya Ande.

Sementara itu, Kabid Humas dan Marketing Ulun Danu Beratan, Made Sukarata menuturkan, kunjungan wisatawan khususnya domestik mulai ramai sejak dua hari yang lalu. Yakni 1 Mei 2022. “Domestik yang datang untuk libur Lebaran. Didominasi asal Jakarta,” ujarnya.

Baca Juga:  "Menyapa dan Berbagi" di Kabupaten Lumbung Beras Bali

Dikatakan, jumlah kunjungan wisatawan terjadi sejak hari Minggu 1 Mei 2022. Yakni berjumlah 2.500 orang. Kemudian pada Selasa, 2 Mei 2022 meningkat menjadi 4.100 orang. “Untuk hari ini hingga pukul 12.00 WITA kurang lebih 3.500 orang,” jelasnya.

Dia menambahkan, kunjungan wisatawan didominasi domestik. “Untuk wisatawan asing kunjungan cenderung stabil. Di atas 200 orang per hari, Rata-rata dari Australia, dan beberapa di antaranya dari Eropa,” ungkapnya. (jus/kb)