Cuti Bersama, Kantor Disdukcapil “On Service”

Gianyar News Update
Suasana pelayanan di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Gianyar. (foto/ina)

GIANYAR, Kilasbali.com – Kendati cuti bersama, Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil ( Disdukcapil) Gianyar mulai Rabu (4/5) buka seperti hari biasa.

Namun demikian jumlah masyarakat yang mengurus administrasi kependudukan tidak sebanyak hari kerja sebelumnya. Diprediksi, pascalibur panjang dan cuti bersama ini bakal membludak lagi.

Dari pantauan Rabu, tidak banyak warga yang mengajukan pendaftaran atau permohonan permohonan kelengkapan administrasi kependudukan.

Karena sebagian besar warga tidak mengetahui jika pelayanan di Dukcapil sudah buka. Dan ada pula warga yang memilih mengurus aminduknya setelah liburan.

“Saya memohon pencetakan Kartu Keluarga. Karena hilang, tadi sudah mohon surat kehilangan ke Kantor Polisi. Pelayanannya cepat karena antreannya sedikit di hari liburan gini,” ungkap Ketut Supriawan asl Petulu, Ubud.

Kadis Dukcapil Gianyar, Cokorda Gde Agusnawa menyebutkan, Layanan kependudukan dan pencatatan sipil Gianyar, menyesuaikan dengan cuti bersama dan libur Idul Fitri 2022.

Baca Juga:  Jenazah tak Bertuan Dimakamkan di Negara

Saat tanggal merah memang libur dan buka kembali saat hitungan cuti bersama. Pihaknya pun menyiapkan petugas yang bergiliran masuk saat cuti supaya kebutuhan warga, terutama yang mendesak, dapat terpenuhi.

“Idul Fitri 2022 jatuh pada 2 Mei dan 3 Mei kami libur. Pemerintah menetapkan cuti bersama pada 29 April dan 4 Mei hingga 6 Mei kami tetap on service,” ungkapnya.

Disebutkan, pegawai Disdukcapil tetap siaga karena mengatisipasi kebutuhan mendesak warga.

Baca Juga:  Safari Gemarikan, Putri Koster: Ikan mengandung Omega 3

Seperti seperti konsolidasi data warga dengan BPJS Kesehatan dan bayi baru lahir yang belum punya nomor induk kependudukan serta yang lainnya.

“Pelayanan ini juga penumpukan atrean setelah cuti bersama dan libur Lebaran ataupun tanggal merah,” ujarnya.

Diakuinya, selama suasana liburan,
warga yang datang tidak sebayak hari biasanya. Warga yang datang untuk melakukan permohonan Kartu KK, KTP hingga Akte Kelahiran.

Baca Juga:  Vakum Dua Tahun, Bali Spirit Festival Kembali Digelar

“Hari biasanya warga yang membutuhkan pelayanan lebih dari 200 orang. Namun hingga siang inj baru hirungan puluhan,” pungkasnya. (ina/kb)