Persiapan G20, TPST Suwung Dikebut

Denpasar
Sekda Kota Denpasar, IB Alit Wiradana meninjau persiapan pembangunan TPST di Tahura Suwung. (foto/sgt)

DENPASAR, Kilasbali.com – Sekretaris Daerah Kota Denpasar, IB Alit Wiradana didampingi Asisten Bidang Perekenomian dan Pembangunan Anak Agung Gede Risnawan, Kabag Adbang I Gede Cipta Sudewa meninjau persiapan pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Tahura Suwung, Rabu (4/5/2022).

“Pemantuan ini dilakukan sebagai lanjutan dari pemantuan pada tanggal 22 April 2022 lalu. Saat ini sudah tidak ada aktivitas pemulung di lahan yang akan dibangun. Dalam waktu dekat pembersihan akan dilakukan untuk persiapan ground breaking,” ujar Alit Wiradana.

Lebih lanjut dikatakannya, tanggal 8 Mei akan dilakukan pengecekan kembali. Hal ini mengingat pentingnya pembangunan TPST untuk mengantisipasi rencana penutupan TPA Suwung yang sudah nyaris penuh.

Baca Juga:  GPDRR ke-7 Dihadiri Jokowi, Wapres Zambia, dan Ribuan Delagasi dari 193 Negara

Tahun ini Pemkot Denpasar akan membangun tiga TPST yang berlokasi di Desa Kesiman Kertalangu, Desa Padangsambian Kaja dan Tahura Suwung.

“Apalagi penanganan sampah ini juga menjadi program prioritas Walikota Denpasar dan menjelang dilaksanakan Presidensi G20 yang bertempat di Bali, sehingga pengolahan sampah ini harus menjadi perhatian penting bersama,” kata Wiradana.

Sementara Kabag Adbang Setda Kota Denpasar, I Gede Cipta Sudewa mengatakan, pembangunan fisik TPST ini dilakukan oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian PUPR, sementara pengelolaannya akan dilakukan oleh Pemkot Denpasar melalui APBD.

Baca Juga:  Hadirkan Duta Besar India, Mahasiswa STMIK Primakara Ikuti Journey of India Dominating The Technology World

Rencananya pada tanggal 9 Mei akan mulai groundbreaking. Karena itu, pihaknya melakukan koordinasi semakin intensif dengan pihak terkait di wilayah Pesanggaran dan Serangan, seperi Kelian Banjar, Kepala Lingkungan, maupun kelompok pemulung di wilayah tersebut.

Lebih lanjut dikatakannya, adapun luas lahan yang dijadikan TPST ini mencapai satu hektar. Sedangkan setengah hektar di sebelah utara jalan akan dijadikan rumah pengolahan kompos.

“Rencana pembangunan ini pun sudah dikonsultasikan Pemkot Denpasar dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP),” kata Cipta Sudewa.

Baca Juga:  SNMPTN Universitas Udayana, Kepala SMKN 3 Denpasar Sayangkan Sanksi 'Blacklist'

Cipta Sudewa menambahkan tender fisik bangunan sudah berjalan dan dilaksanakan oleh Kementerian PUPR. Untuk Anggaran proyek fisik 3 TPST Pagu DIPA Kementerian PU senilai Rp 105 miliar.(sgt/kb)