Terperosok di Jurang Petanu, Pick-up Nyangkut di Pohon Kelapa

Gianyar Peristiwa
Posisi pick up DK 9814 WI yang terperosok ke jurang. Foto/ina

GIANYAR, Kilasbali.com – Sebuah pohon kelapa di pinggir jurang Sungai Petanu menjadi penyelamat kendaraan mobil pick up yang terperosok akibat tak kuat menanjak di Laplapan, Petulu, Ubud. Pengemudi mobil dan penumpangnya pun berhasil menyelamatkan diri dengan luka ringan.  Kejadiannya Rabu (11/5) Sore dan hingga Kamis (12/5)  pagi mobil bermuatan batu kapur ini belum dievakuasi.

Dari keterangan yang diterima, kejadiannya, Rabu (11/5) sekitar Pukul 17.25 Wita. Ruslan Achmad Zaelani (72), asal Denpasar, mengemudikan pick up bermuatan batu kapurnya rupanya tidak pernah melintasi jalur petaka tersebut.

Hingga di tikungan dan  puncak tanjakan  menuju Banjar Laplapan, Desa Petulu tiba-tiba kendaraan jenis Daihatsu Zebra warna hitam Nopol DK 9814 WI tidak kuat menanjak. Pada saat itu sopir Ruslan Achmad Zaelani sudah berusaha mengoper persneling namun kendaraan tersebut tetap mundur.

Baca Juga:  Oknum ASN Terjerat Narkoba Diberhentikan Sementara

Akhirnya pick up terperosok ke pinggir jalan pada bagian barat sedalam kurang lebih 5 meter dari jalan tanjakan Banjar Laplapan, Desa Petulu. Posisinya persis di atas sungai Petanu. Beruntung kendaraan pick up tersebut tidak sampai jatuh ke sungai Petanu yang berada di bawahnya karena ada pohon kelapa yang menahan kendaraan pick up tersebut.

Atas kejadian tersebut sopir Ruslan Achmad Zaelani dan Abeng bergegas keluar dari kendaraan untuk menyelamatkan diri. Kapolsek Ubud, Kompol I Made Tama saat dikonfirmasi Kamis (12/5) membenarkan kejadian tersebut.

“Out of control, kendaraan jatuh ke pinggir jalan. Tidak ada korban jiwa,” jelasnya. Hanya penumpang Abeng mengalami luka lecet pada bagian kepala. “Korban sudah mendapatkan perawatan medis di rumah sakit Ari Santi Mas Ubud,” jelas Kapolsek.

Baca Juga:  Paguyuban Pengayah Nusantara Bantu Umat dan Masyarakat

Saat ini kendaraan pick up jenis Daihatsu Zebra warna hitam DK 9814 WI masih di TKP menunggu evakuasi dengan mobil derek. “Diduga terjadinya laka lantas out of control tersebut karena kendaraan jenis Daihatsu Zebra warna hitam no.pol. DK 9814 WI tidak kuat menanjak yang disertai jalan tikungan karena beban berat,” jelas Kompol Tama. (ina/kb)