GianyarNews Update

Batas Desa Singapadu dan Celuk Diserahkan ke Pemkab

GIANYAR, Kilasbali.com – Bertahun-tahun berlarut, batas Desa antara Desa Singapadu dan Desa Celuk, belum juga menemukan kesepakatan. Atas kondisi ini, kedua pihak berharap batas desa ini segera bisa dipastikan oleh Pemkab Gianyar. Tidak hanya untuk menjaga kondusifitas, batas desa ini juga sangat penting untuk menciptakan tertib administrasi pemerintahan.

Kepala desa Singapadu, I Made Budiarta, Selasa (24/5) menyebutkan, sesuai dengan keputusan forum terakhir di Kantor Camat Sukawati, bahwa dari pemerintah Daerah Gianyar telah mempersiapkan agenda untuk penanganan tapal batas di beberapa desa khususnya di kabupaten Gianyar termasuk Desa Singapadu dan Celuk. Karena dari sekian desa yang terdapat di Gianyar, baru 4 desa saja yang telah mempunyai batas-batas yang tetap dan disahkan melalui SK Bupati Gianyar.

Dalam penentuan tapal batas antara Desa Singapadu dan Celuk, pihaknya pun sangat menginginkan dan menyerahkan sepenuhnya kepada Pemkab Gianyar.  Karena pihaknya ingin permasalahan tapal batas yang sudah berlangsung lama ini, segera diselesaikan oleh pemerintah Daerah Gianyar.

Baca Juga:  Warga Temukan Ketu Sulinggih Terjatuh dan Mengelinding di Blahbatuh

Tentunya penentuan batas ini berdasarkan fakta-fakta yang ada dan prosedur administrasi yang jelas. “Tapal batas ini sangat penting dipastikan. Agar permasalahan itu tidak berlanjut hingga kemudian jadi sebuah warisan kepada anak cucu,” terangnya.

Sebelumnya, pemasangan tanda tapal batas oleh salah satu pihak sempat dipertanyakan. Karena pemasangan tersebut tidak berdasarkan kesepakatan dua belah pihak, yakni dua desa bertetangga ini. Hingga akhir diadakan pertemuan di Kantor Camat Sukawati.

Menghindari kebuntuan, penentuan tapal batas  ini diharapkan menjadi keputusan Bupati. “Penetapan dan penegasan batas wilayah sebuah Desa harus menjadi prioritas pemerintah. Karena, jika batas wilayah tidak jelas, selain bisa menghambat proses pembangunan di desa dan berpotensi terjadinya konflik antar warga desa,” pungkasnya. (ina/kb)

Berita Terkait

Back to top button