GianyarHiburanPariwisataPemerintahan

Lampu Bermotif Barong Bakal Hiasi Ubud

GIANYAR, Kilasbali.com – Ubud sebagai kota wisata kebanggaan Gianyar tidak akan kalah dengan wajah Kota Gianyar yang kini bertaburan lampu hias. Buktinya, Pemkab Gianyar kini sudah merancang lampu hias yang lebih berkarakter. Tidak lagi berbentuk penjor, namun tiang lampunya kini bermotif barong. Hanya saja untuk tahap awal, dari kekuatan anggaran yang ada lampung baru dipasang di delapan titik.

Baca Juga:  Kebangkitan Pariwisata Bali di Masa Pandemi

Dari keterangan yang diterima, lampu hias ini akan dipasang dengan prioritas di Catus pata Ubud. Dengan anggaran yang hanya Rp 200 juta, untuk tahap awal lampu ini hanya terpasang sejumlah 8 titik saja.

“Kota Gianyar secara umum sudah rampung untuk lampu hias penerangan jalan, lalu beralih ke Ubud,” jelas I Wayan Suamba. Dengan anggaran yang terbatas itu, hanya dipasang 8 titik lampu saja,” ungkap Kadishub Gianyar, I Wayan Suamba, Selasa (24/5).

Baca Juga:  Waterbom Bukit Jati Kemungkinkan "Berplat Merah" Lagi

Disebutkan, lampu hias yang akan dipasang di Ubud, ke delapan titik itu akan dipasang di sekitar Pasar Ubud yakni Catus Pata. Desain lampu hias itu bermotif Barong berukir dengan besi cor. “Dari desain perencanaan, diperkirakan untuk setiap tiang dengan dana sekitar Rp 25 juta, dan pemasangan lampu ini akan ditawarkan ke pihak ketiga melalui lelang. Sedangkan bila anggaran mencukupi, maka pemasangan lampu di Ubud akan ditambah,” ujarnya.

Sebelumnya, di Tahun 2021 Dishub Gianyar memasang lampu hias di seputaran Kota Gianyar. Pemasangan lampu ini mulai dari Desa Bitera, Desa Buruan, By Pass Darmagiri sampai ke Pertigaan Bukit Jati. Jumlah lampu yang dipasang sebanyak 350 titik dengan anggaran Rp 12,8 miliar. (ina/kb)

Berita Terkait

Back to top button