GianyarNews Update

Oknum ASN Terjerat Narkoba Diberhentikan Sementara

GIANYAR, Kilasbali.com – Terjerat kasus narkoba, Ida Bagus PS (45), langsung diberhentikan sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN)  di lingkungan Pemkab Gianyar. Namun, sembari menunggu putusan di peradilan, PS diberhentikan sementara. Keputusan ini disampaikan oleh Sekda Gianyar, Made Gde Wisnu Wijaya, Selasa (24/5).

Disebutkan, keputusan ini dilaksanakan berdasarkan peraturan yang ada. Salah satunya, PP 94 tahun 2021 terkait disiplin ASN. Kendati telah diberhentikan sementara, sesuai peraturan tersebut, masih berhak menerima 50% gaji.

“Langkah tegas ini kami ambil karena regulasi menyuratkan itu. Setelah mendapatkan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap (inkracht) kita kan lakukan pemberhentian sebagai PNS namun selama proses peradilan kita tetap menganut asas praduga tidak bersalah,” ujar Sekda Wisnu Wijaya

Baca Juga:  Kapolsek Payangan Gelontor Sarana Kontak ke Kelusa

Lanjutnya, dalam PP 94/2021 tersebut terkait disiplin PNS sudah jelas diatur secara tegas sanksi terhadap pelanggaran waktu masuk kerja serta wajib mematuhi etika yang berlaku di kehidupan sehari hari yang berakibat terhadap pelanggaran kode etik PNS.

“Kepada seluruh ASN dilingkungan Pemerintah Kabupaten Gianyar saya mengimbau agar menjauhi perbuatan yang melanggar hukum apalagi narkotika yang merupakan kejahatan luar biasa (extra ordinary crime),” ujarnya.

Sementara untuk gaji ASN tersebut tetap dibayarkan. Dibayar 50% sesuai Pasal 281 ayat 3 pd PP 11/2017. “Benar masih dapat sesuai PP, karena masih status dalam praduga tak bersalah, sebelum putusan inkracht,” ujarnya.

Baca Juga:  Jangan Ditiru! Pria Ini Tiduri Anak Tiri Selama Lima Tahun Lebih

Terseretnya ASN pemkab Gianyar dalam kasus narkoba tidak hanya kali ini saja. Sekda Gianyar pun berencana tidak hanya melakukan himbauan terkait kedisiplinan. Namun juga tes urine secara berkala. “Tiang setuju untuk dilakukan test urine secara berkala, dan kita akan kenakan sanksi tegas. Kita akan rencanakan itu,” ujarnya.

Sementara Sekdis BKPSDM Gianyar I Wayan Warnata mengatakan data BKPSDM tahun 2021 ada satu ASN yang dipecat karena kedisiplinan.

Untuk pegawai Kesbangpolinmas telah diberhentikan sementara sambil menunggu proses hukum yang sedang berlangsung dan inkrah dari proses hukum, cuma mendapatkan gaji 50 persen, gaji pokok saja. “Di tahun 2021 satu orang pegawai juga dipecat karena kurang disiplin,” pungkasnya. (ina/kb)

Baca Juga:  Kebangkitan Pariwisata Bali di Masa Pandemi

 

Berita Terkait

Back to top button