GianyarNews Update

Proyek Jalan Usaha Tani Dipastikan Nihil

GIANYAR, Kilasbali.com – Tahun 2022, usulan proyek jalan usaha tani dipastikan tidak ada alias nihil.  Di tengah terbatasnya anggaran, tahun ini Dinas Pertanian dan Peternakan Gianyar lebih memprioritaskan perbaikan saluran irigasi tersier. Terlebih, belasan saluran irigasi membutuhkan perbaikan, lantaran bencana alam dan faktor usia.

Kabid Sarana dan Prasarana Pertanian, Ida Bagus Purnama mengungkapkan, tahun 2022 Dinas Pertanian sesungguhnya mengajukan 3 usulan proyek jalan usaha tani.

Usulan jalan usaha tani ini untuk Kecamatan Tegalalang dua unit dan satu unit di Gianyar. “Belum ada jawaban dari pusat, kemungkinan tidak dapat atau dana turun di anggaran perubahan,” jelas IB Purnama, Minggu (29/5).

Baca Juga:  Jangan Ditiru! Pria Ini Tiduri Anak Tiri Selama Lima Tahun Lebih

Kendati demikian, pihaknya mengaku bersyukur. Karena, Dinas Pertanian mendapat alokasi proyek rehab saluran irigasi Tersier sebanyak 18 titik dan satu proyek pemasangan pipa untuk irigasi.

“Ini memasuki musim kemarau, saluran irigasi mesti direhab. Kerusakan saluran ini selain karena bocor juga karena kerusakan pada sisi pematang saluran,” ungkapnya.

Dijelaskannya, untuk satu proyek rehab irigasi ini mendapat kucuran dana Rp 75 juta per unit rehab saluran irigasi. “Semua sudah jalan yang ke 18 unit itu, ada dua tambahan proyek yaitu dari dana aspirasi, sedang dalam proses pemberkasan,” tambahnya.

Baca Juga:  Puncak Harganas di Bali

Dengan adanya perbaikan saluran irigasi ini, setidaknya kerusakan saluran irigasi di wilayah pertanian di Gianyar sudah berkurang. “Tentu masih ada beberapa yang belum mendapat dana, tahun depan kita usulkan lagi,” ujarnya.

“Kerusakan saluran irigasi sebelumnya juga karena musim hujan beberapa waktu lalu, karena sumbatan dan hanyutan kayu termasuk sampah,” pungkasnya. (ina/kb)

Berita Terkait

Back to top button