GianyarPolitik

Golkar Bangkit, Gencar Sosialisasi Suksesi 2024

GIANYAR, Kilasbali.com – Meredup dalam dua periode politik, Golkar kini mencoba bangkit. Mewujudkan itu, hajatan Politik 2024 yang kini mulai berproses menjadi agenda utama. Suksesi merebut kambali kursi di legislatif yang terlepas dan menjadikan kader sebagai pimpinan nasional. Hal itu menjadi penegasan dalam sosialisasi dan pendidikan politik kader di Sekretariat DPD Partai Golkar, Rabu (1/6).

Pada kesempatan itu, Ketua DPD Partai Golkar Bali, I Nyoman Sugawa Korry menyebutkan, langkah pimpinan Golkar pusat sangat disyukuri untuk memecah kebuntuan politik. Dominasi politik identitas gang dalam beberapa periode ini menyelimuti, dikhawatirkan akan menggerogoti kualitas demokrasi.

Dengan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang digagas Golkar bersama Partai Islam modern dan Islam tradisional diyakini akan memberikan khasanah baru alam demokrasi bangsa dengan mengedepankan politik gagasan. “Setiap zaman ada orangnya, setiap orang ada zamannya. Kita optimis tahun 2024 menjadi tonggak kembalinya zaman Partai Golkar,” yakinnya.

Baca Juga:  Persiapan Pemilu 2024, KPU Tabanan Audensi ke Ketua DPRD

Pada kesempatan itu pula, Sugawa Korry mengajak seluruh kader untuk mensosialisasikan agenda dan suksesi partai sesuai hasil munas. Dimana Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto yang dimandatkan menjadi pimpinan nasional terus digaungkan.

Karena pertimbangan, simbol partai, kualitas hingga kapasitas kader sosok Herlangga tidak diragukan lagi. Namun demikian  melihat dinamika yang terus bergulir, seluruh kader partai menyerahkan sepenuhnya ke pimpinan Partai nantinya,” ujarnya.

Mengenai implementasi KIB di pulau Dewata, Sugawa Korry menegaskan tidak ada masalah. Terlebih KIB masih membuka pintu lebar-lebar dengan partai lain. Karena pada dasarnya, keharmonisan antara partai di Bali terus terjalin dan selama politik identitas berproses, semua partai di Bali kena imbasnya. Karena itu, KIB di Bali akan berjalan solid dan diharapkan menjadi pilihan cerdas masyarakat untuk memilih kepemimpinan nasional.

Baca Juga:  Motivasi Hadapi Pemilu 2024, Bawaslu RI Kunjungi Bawaslu Tabanan

Diakui pula, dalam Pileg dan Pilpres yang berbarengan ini tentunya ada strategi khusus oleh masing-masing partai. Namun karena objek pilihannya yang berbeda, diyakini KIB justru akan menjadi koalisi yang saling menguntungkan. “Tentunya kami di masing-masing partai memiliki agenda dan strategi. Dan koalisi ini tentunya akan saling mengatrol,” yakinnya lagi.

Khusus untuk suksesi Pilkada di Bali maupun di Gianyar, pihaknya mengaku sudah memiliki kerangkanya. Namun demikian pelaksanaan Pemilu 2024 tentunya yang akan menjadi landasannya. “Kami targetkan Gianyar toreh 10 kursi di DPRD Gianyar. Dari pencapaian di Pileg 2024 nanti akan menjadi evaluasi untuk suksesi di Pilkada nantinya,” tutupnya. (ina/kb)

Berita Terkait

Back to top button