DenpasarEkonomi Bisnis

Kanal Air Baku Perumda Tirta Sewakadarma Denpasar Tuntas

Perumda Tirta Sewakadarma

DENPASAR, Kilasbali.com – Pembangunan Kanal Air Baku Perumda Tirta Sewakadarma Kota Denpasar di IPA Belusung tuntas dikerjakan. Dengan rampungnya pembangunan ini, Perumda Tirta Sewakadarma diprediksi mampu menghemat biaya produksi hingga Rp. 2 Miliar.

Direktur Utama Perumda Tirta Sewakadarma Kota Denpasar, IB Gede Arsana saat meninjau Kanal Air Baku di IPA Belusung, Jumat (3/6/2022) mengatakan pembangunan kanal ini merupakan salah satu program prioritas Perumda Tirta Sewakadarma. Hal ini tentunya sebagai upaya berkelanjutan untuk meningkatkan pelayanan bagi masyarakat.

Tak hanya itu, dengan beroperasinya kanal air baku ini Perumda Tirta Sewakadarma diprediksi mampu melaksanakan efisiensi. Dimana, penghematan biaya produksi diprediksi mencapai Rp. 2 Miliar.

Baca Juga:  Kemenkominfo Gelar Digitalk di Bali

“Dengan selesainya pembangunan kanal ini, yang pertama harapan kami mampu meningkatkan pelayanan bagi pelanggan, dan yang kedua adalah efisiensi, dimana penghematan biaya produksi bisa mencapai Rp. 2 Miliar,” ujarnya.

Arsana menambahkan, selesainya pembangunan kanal ini diharapkan juga dapat memecahkan permasalahan klasik. Hal ini utamanya saat musim penghujan yang identik menghambat produksi air baku.

“Dengan selesainya kanal ini, tentu permasalahan klasik saat musim hujan bisa kita tuntaskan, dimana dengan kanal ini air keruh bisa dilaksanakan sedimentasi, dan semoga saat musim hujan Perumda Air MinumTirta Sewakadarma tetap bisa melayani dengan optimal,” jelasnya.

Baca Juga:  Galungan Berlalu, Harga Cabai Tetap 'Pedas'

Untuk diketahui, hingga saat ini Perumda Tirta Sewakadarma Kota Denpasar memiliki pelanggan mencapai 89.435 sambungan. Karenanya, selain membangun kanal air baku ini, Perumda Tirta Sewakadarma Kota Denpasar terus bergerak dan berinovasi guna mendukung peningkatan pelayanan berkelanjutan.

Mulai dari Optimalisasi kapasitas produksi, pengembangan jaringan primer dan sekunder, optimalisasi reservoir, optimalisasi sumu bor, mendorong pembangunan ground tank, pengembangan Sistem Distribusi Air Bersih (SIDAB) dan lainnya.(sgt/kb)

Berita Terkait

Check Also
Close
Back to top button