DenpasarNews UpdatePendidikan

PPDB SMA/SMK Dibuka 22 Juni 2022

Disdikpora Bali

DENPASAR, Kilasbali.com – Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi Bali, IKN Boy Jayawibawa Penerimaan Peserta Didik Bari (PPDB) jenjang SMA dan SMK, akan dibuka mulai tanggal 22 Juni 2022.

Menurutnya, pelaksanaan PPDB TP 2022/2023 berpedoman pada Peraturan Gubernur Bali Nomor 17 Tahun 2021 tentang Pedoman Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru Pada Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Kejuruan serta Keputusan Gubernur Bali Nomor: 288/03-A/HK/2022 Tahun 2022 TenTang Petunjuk Teknis Penerimaan Peserta Didik Baru Pada SMA dan SMK Tahun Pelajaran 2022/2023.

Dijelaskan, calon peserta didik SMA/SMK dapat melakukan pendaftaran maksimal melalui tiga jalur pendaftaran PPDB secara bersamaan dalam satu tahapan sepanjang memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.

Baca Juga:  Pantau Pelayanan Samsat Denpasar, Koster Tampung Usulan Diskon Pajak 

“Pendaftaran, seleksi dan pengumuman PPDB SMA/SMK akan dilaksanakan secara bersamaan untuk semua jalur. Baik jalur afirmasi, jalur inklusi, jalur sertifikat prestasi, jalur zonasi, jalur rangking nilai rapor dalam satu tahapan, yakni Pendaftaran tanggal 22 – 25 Juni 2022, seleksi tanggal 26 Juni – 2 Juli 2022, dan pengumuman tanggal 4 Juli 2022,” ujarnya di Denpasar, Senin (6/6).

Lanjutnya, daftar ulang bagi peserta didik yang dinyatakan diterima dilakukan pada tanggal 5 – 7 Juli 2022. Jalur Pendaftaran PPDB SMA dibagi menjadi Jalur zonasi (50 persen), Jalur Afirmasi termasuk Jalur inklusi (15 persen), Jalur perpindahan tugas orang tua/wali (5 persen), jalur sertifikat prestasi (20 persen), jalur rangking nilai rapor (10 persen).

Sedangkan jalur pendaftaran PPDB SMK dibagi menjadi Jalur zonasi termasuk jalur perpindahan tugas orang tua/wali (10 persen), jalur afirmasi termasuk jalur inklusi (30 persen), jalur sertifikat prestasi (15 persen), jalur ranking nilai rapor (45 persen).

Baca Juga:  Puncak Hut Ke-25 Perumda Tirta Sewakadarma

Seleksi PPDB SMA dilakukan berdasarkan urutan jalur PPDB SMA yaitu jalur inklusi, jalur afirmasi, jalur perpindahan tugas orangtua/wali, jalur sertifikat prestasi, jalur zonasi dan jalur rangking nilai rapor. Seleksi PPDB SMK dilakukan berdasarkan urutan jalur PPDB SMK yaitu jalur inklusi, jalur afirmasi,jalur sertifikat prestasi, jalur zonasi dan jalur rangking nilai rapor.

Baca Juga:  Persiapan Pemilu 2024, KPU Tabanan Audensi ke Ketua DPRD

“Untuk membantu kelancaran pelaksanaan PPDB, telah dibentuk posko-posko PPDB di masing-masing satuan pendidikan SMA/SMK Negeri, termasuk memfasilitasi daerah-daerah yang memiliki hambatan dalam pelaksanaan pendaftaran secara daring (online) karena keterbatasan infrastruktur/peralatan, dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan,” pungkasnya. (jus/kb)

 

Berita Terkait

Back to top button